Advertisement
Tertembak Bius, Harimau yang Terjebak di Ruko Dievakuasi dengan Sejumlah Luka
Harimau Sumatra. - Bisnis Indonesia/Andi Rambe
Advertisement
Harianjogja.com, PEKANBARU - Petugas berhasil mengevakuasi Harimau Sumatera yang terjebak dalam ruko (rumah toko) di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Inhil, Riau. Harimau tersebut ditangkap setelah ditembak bius.
"Sekitar 01.48 WIB, tim berhasil mengevakuasi harimau dari dalam ruko,"kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono Sabtu (17/11/2018).
Proses evakuasi terbilang sangat sulit karena dilakukan dini hari dan areal kolong ruko cukup sempit. Untuk mempermudah evakuasi, petugas gabungan terpaksa membongkar sebagian bangunan.
"Kita membuka sebagian dari pondasi ruko untuk bisa melakukan evakuasi," ucapnya.
Usai menemukan harimau yang tergeletak di bawah ruko akibat pengaruh obat bius, petugaspun mengevakuasinya dari bawah ruko. Selanjutnya harimau dimasukkan ke kandang besi.
BBKSDA Riau menemukan sejumlah luka pada beberapa bagian harimau sumatera jantan tersebut.
"Ada luka pada bagian kaki kiri depan. Menurut analis tim medis kami, tiga dokter hewan, luka itu karena jeratan," kata Suharyono.
Analisis sementara bahwa luka itu akibat jeratan diperkuat dengan temuan luka pada bagian tubuh lainnya seperti pada kaki kanan bagian belakang. "Saat ini luka-lukanya dalam porses pengobatan," ujarnya.
Selain itu, Haryono juga mengatakan tim medis menemukan adanya struktur gigi dan taring yang retak.
Harimau tersebut sebelumnya masih perkampungan pada 14 November 2018. Pada awalnya harimau tersebut tampak di gang ruko sebelumnya akhirnya masih ke dalam kolong.
Pada sebulan terakhir harimau tersebut juga terlihat menyerang rumah warga. Masuknya harimau tersebut keperkampungan dikarenakan habis hutan tempat habitat harimau yang sudah disulap menjadi perkebunan kelapa sawit dan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik perusahaan besar.
Sebelumnya warga Inhil juga dihebohkan penyerangan harimau bernama Bonita. Satwa ini menyerang tiga warga, dua di antaranya tewas. Penyerangan dikabarkan karena anak Bonita ditangkap pemburu.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : okezone.com, antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
PN Wonosari Tegas, Penggelapan Fidusia Dihukum 8 Bulan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Van Gastel Akui PSIM Jogja Butuh Tambahan Bek
- BPJS Kesehatan 2026 Tak Tanggung Layanan Ini
- Temuan Korban Longsor di Pemalang Bertambah
- Melawan PSS Sleman, Barito Putera Kejar Puncak Klasemen
- Bantul Capai 99 Persen Kepesertaan Jaminan Kesehatan
- Motor Warga Karangmojo Gunungkidul Raib saat Cari Rumput
- Persiba Bantul Targetkan Tiga Poin di Delapan Besar Liga Nusantara
Advertisement
Advertisement



