Yusril Targetkan Revisi UU Narkotika Rampung Akhir 2026
Pemerintah mempercepat revisi UU Narkotika untuk mengatasi lapas overkapasitas dan memperjelas penanganan pengguna serta pengedar narkoba.
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto bertemu dengan mantan istrinya, Titiek Soeharto di Mal Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018). /Suara.com-Ria Rizki Nirmala Sari
Harianjogja.com, JAKARTA-Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri rangkaian deklarasi "Relawan Rhoma Irama for Prabowo- Sandi (PAS), di markas Soneta, Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat pada Minggu (28/10/2018).
Dalam kesempatan itu, Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi hasutan dan kabar bohong atau hoaks.
Dia mengajak para pendukung dan relawan Prabowo-Sandi untuk meneladani sifat Nabi Muhammad SAW yang sangat sabar dalam menghadapi fitnah dan ujian.
"Rasulullah bukan hanya dihina, tapi juga diludahi. Beliau mau dibunuh, dilempar kotoran tapi beliau tidak membalas. Maka kita juga tidak boleh membalas," kata Prabowo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (28/10/2018).
D ia mengaku heran atas tuduhan yang menyerang dirinya bahwa dirinya dianggap mendukung berdirinya negara khilafah dan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah. Sebagai purnawirawan seorang prajurit TNI, dirinya sangat paham bagaimana mengabdi untuk bangsa dan negara serta menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
"Saya dari kecil mendukung NKRI. Tapi saya malah dituduh mendukung membela khilafah ISIS. Tapi ya sudah lah kalau orang sudah fitnah, kita jangan terpancing dan jangan dibikin marah," ujarnya.
Namun Prabowo mengatakan, meskipun tidak membalas semua hinaan yang dialamatkan kepadanya dan timnya, dirinya meminta masyarakat khususnya para pendukungnya harus tegas dalam menentukan pilihan untuk Indonesia yang adil dan makmur.
Dia mengatakan, masyarakat harus bersikap tegas bahwa Indonesia harus berdiri diatas kaki sendiri dan dirinya meyakini kalau pasangan Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019 maka Indonesia akan bangkit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mempercepat revisi UU Narkotika untuk mengatasi lapas overkapasitas dan memperjelas penanganan pengguna serta pengedar narkoba.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku 1001 Tanya Wakil Rakyat untuk mendorong budaya membaca, literasi masyarakat, transparansi informasi publik, dan pengu
Maverick Vinales menyukai nasi goreng selama MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika. Ia juga menyoroti performanya pada sesi latihan.
Harian Jogja Insights bersama Kemenko PM dan UGM mengulas kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi kendala perizinan, pemasaran, dan pemberdayaan ekonomi masyar
Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Panama selatan. Tak ada ancaman tsunami, sementara penerbangan di Bandara Tocumen kembali beroperasi.
Psikolog Efnie Indrianie menjelaskan empat perubahan yang bisa menjadi tanda masalah kesehatan mental dan kapan seseorang perlu mencari bantuan.