Advertisement
Hasil Survei, Jokowi Dikenal Merakyat, Prabowo Tegas
Presiden Joko Widodo menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Hambalang, Bogor. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Satu lagi lembaga survei yang melakukan riset tentang potensi suara pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
Public Opinion & Policy Research (Populi) Center memaparkan hasil surveinya terkait sosok calon presiden dan calon wakil presiden. Dalam hasil survei Populi Center ini, capres Joko Widodo terkenal dengan sosok yang merakyat, presiden RI dan juga sederhana.
Advertisement
“Masyarakat mengenal Jokowi dengan sikapnya yang merakyat cukup tinggi berada diangka 19,5 persen,” papar Peneliti Populi Center, Dimas Ramadhan di kantornya di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Rabu (24/10/2018).
Sementara, untuk lawannya yaitu Prabowo Subianto berdasarkan hasil survei Populi Center dikenal dengan sosok yang tegas. Selanjutnya Prabow dikenal sebagai berlatar militer.
BACA JUGA
“Untuk pak Prabowo dikenal dengan tegasnya 27,9 persen,” kata Dimas.
Disisi lain, untuk sosok cawapres Jokowi yakni Kiai Ma’ruf Amin dalam hasil survei yang dirilis Populi Center dikenal dengan sosoknya sebagai ulama besar dengan angka 51,7 persen. Untuk cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno lebih terkenal dengan sosok pengusaha sukses
“Sandiaga lebih terkenal sebagai pengusaha dengan angka survei 30,1 persen,” tandas dia.
Adapun survei sosok capres-cawapres yang dilakukan Populi Center ini diselenggarakan dari tanggal 23 September-1 Oktober 2018. Survei ini dilakukan dengan cara wawancara tatap muka dengan 1.470 responden yang dipilih dengan random sampling. Dengan margin of error kurang lebih sekitar 2,54% dan tingkat kepercayaan 95%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
- Idulfitri Jadi Kesempatan Baik Saling Hargai Perbedaan
Advertisement
47 Tahun BBPPMT Yogyakarta, Membangun Transmigrasi Masa Kini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jejak Sultan HB II Hidup di Gedung Baru Pagerotan Wonosobo
- Israel Larang Salat Idulfitri di Al-Aqsa Akibat Konflik Iran
- Pelatih Timnas John Herdman Pertahankan Kiper PSIM
- Permainan Sederhana Bikin Lebaran Anak Lebih Seru Tanpa Gadget
- Skuad Timnas Indonesia Dipangkas Tajam Jelang FIFA Series
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Film Na Willa, Kisah Masa Kecil yang Mengusik Cara Memaknai Hidup
Advertisement
Advertisement








