New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Siswanto, pria yang menipu perempuan asal Boyolali, Wartini Aprilia. (Istimewa-Polres Boyolali)
Harianjogja.com, BOYOLALI -- Berharap jodoh, seorang janda di boyolali malah tertipu. Berawal dari grup kontak jodoh di Facebook, Wartini Aprilia, 32, warga Dusun Bolo Jambe, Desa Bolo RT 003/RW 001, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, berkenalan dengan Siswanto, 38, warga Tegalsari, Tegal.
Wartini berstatus janda sementara Siswanto mengaku duda. Keduanya lalu bertemu pada Rabu (17/10/2018) di depan Alfamart Karanggede, Boyolali. Saat itu masih pagi.
Setelah bertemu, keduanya makan di warung depan Pasar Karanggede. Selesai makan sekitar pukul 08.30 WIB, Siswanto mengajak Wartini mencari penginapan dengan alasan lelah.
Mereka ke Hotel Kendedes dan tidur di hotel. Sekitar pukul 13.00 WIB, Siswanto mengatakan kepada Wartini ingin jalan-jalan dan meminta Wartini mencari sepeda motor.
Wartini menelepon adiknya, Lia Dani Ela, 25, agar mengantarkan sepeda motor ke hotel. Mereka kemudian jalan-jalan naik sepeda motor Yamaha Mio AD 5083 AJD yang diantar Lia ke hotel.
Mereka pergi ke Lembah Gunung Madu. Sekitar pukul 17.00 WIB, Siswanto dan Wartini pulang ke rumah Wartini dan bertemu keluarganya. Saat itu Siswanto mengatakan akan memperistri Wartini.
Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB, Wartini bersama Siswanto kembali ke Hotel Kendedes Karanggede menggunakan sepeda motor yang sama dan menginap. Sekitar pukul 06.00 WIB keesokan harinya, Kamis (18/10/2018), Wartini dan Siswanto bangun.
Siswanto mandi terlebih dahulu, kemudian giliran Wartini mandi. Namun seusai mandi, Wartini mendapati Siswanto sudah tidak berada di kamar.
Wartini memeriksa seisi kamar dan mendapati HP Samsung J3 warna hitam seharga Rp1,8 juta berikut kartu perdana M3 nomor 085876717546 di tempat tidur, uang tunai sekitar Rp400.000 di tas kecil di meja, serta kunci kontak sepeda motornya sudah tidak ada.
Wartini lalu keluar mengecek sepeda motornya dan mendapati sepeda motor Yamaha itu sudah tidak ada di tempat parkirnya semula. Pria yang ada di lokasi parkir, Harsoyo, 18, warga Dusun Petet, Desa Ngaharan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, saat ditanya mengaku melihat Siswanto pergi naik sepeda motor.
Menurut Harsoyo, Siswanto saat itu pamit hendak membeli sarapan. Namun, Wartini curiga Siswanto telah menipunya dan membawa kabur barang-barang miliknya. Dia kemudian melapor ke Polsek Karanggede.
Polisi melakukan penyelidikan dan mendapat informasi Siswanto melintas ke arah Pantura. Polisi Boyolali berkoordinasi dengan Polres Batang untuk mengadang pelaku dan menangkapnya.
"Dari pengakuannya, pelaku pernah melakukan kejahatan dengan modus sama di Karanganyar, Pekalongan, Pemalang, dan Jakarta Pusat," ungkap Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres AKBP Aries Andhi, Jumat (19/10/2018).
Akibat kasus itu Wartini mengalami kerugian hingga Rp16,2 juta. Sepeda motor, handphone seharga Rp1,8 juta, dan uang tunai miliknya senilai Rp400.000 dibawa kabur pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.