Fadli Zon Dorong Museum Pos Bandung Jadi Cagar Nasional
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, SIDOARJO – Gempa bumi mengguncang wilayah Situbondo berkekuatan magnitudo 6,3 pada Kamis (11/10/2018) dini hari.
Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi masih akan terjadi gempa susulan di Jawa Timur (Jatim) dengan kekuatan kecil, pascagempa tersebut. Namun, Kepala BMKG Juanda, Surabaya, Jatim, Nurhuda mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada.
Dari hasil pantauan BMKG Juanda, gempa susulan di wilayah Situbondo dimungkinkan masih akan terjadi dengan kekuatan kecil. Menurut Nurhuda, hingga Kamis (11/10/2018) tercatat ada 17 kali gempa susulan pascagempa Situbondo dengan kekuatan antara magnitudo 2,7 hingga 3,6.
Nurhuda menjelaskan, gempa terjadi akibat adanya patahan di Zona Atlas yang berada di sekitar wilayah Situbondo, yang dampaknya terasa hingga wilayah Sidoarjo, Surabaya, dan Mojokerto. Dari sejumlah daerah yang terkena dampak gempa Situbondo, daerah yang paling parah merasakan dampaknya terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura.
Terkait kemungkinan masih adanya gempa susulan, Nurhuda mengimbau, masyarakat agar tetap tenang dan waspada, serta tetap memantau informasi langsung dari BMKG untuk menghindari terjadinya informasi hoaks yang meresahkan warga.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa gempa yang berpusat di Situbondo getarannya ikut terasa hingga Jember, Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Batu, Malang, Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Mojokerto.
“Kerusakan di Kabupaten Sumenep, 25 rumah rusak,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis diterima Okezone.
Ini merupakan data yang masuk hingga pukul 09.00 WIB. Petugas masih terus mendata kerusakan maupun korban. Rumah-rumah yang rusak di Sumenet tersebar di Desa Jambuir, Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi; Kopedi, Kecamatan Bluto; Kertasada, Kecamatan Kalianget; Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang; Desa Prambanan, Desa Pancor, Nyamplong, Kecamatan Gayam.
Korban meninggal akibat terdampak gempa Situbondo di Sumenep:
1. Nuril Kamiliya (7),
2. Nadhar (55) warga Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep,
3. Buhama (65) warga Dusun Karang Nyior, Desa Prambanan, Sumenep.
Sementara korban luka-luka:
1. Sudik (65), warga Dusun Wakduwak, Desa Pancor, Kecamatan Gayam,
2. Ny Rinami (70) warga Dusun Guder Deje, Desa Nyamplong, Kecamatan Gayam,
3. H. Samsu (60) warga Dusun Kon Lao\', Desa Prambanan, Kecamatan Gayam,
4. Su\'aida (55) warga Dusun Kon Lao\', Desa Prambanan,
5. B Muhawiya warga Dusun Karang Nyior, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam,
6. Aswiya warga Dusun Pancor, Desa Pancor, Kecamatan Gayam,
7. Nasiya (60) warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam,
8. Sarwini (50) Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
Pemerintah menargetkan 40 ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi Oktober 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan layanan masyarakat.
MTA Pakem dan RSA UGM gelar donor darah di Sleman. Diikuti 150 peserta, bantu penuhi kebutuhan stok darah.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.