Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi, 53.526 Rumah Rusak
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, PEKANBARU - Aksi nekat dilakukan puluhan siswa di Pekanbaru, Riau. Mereka ketahuan menyiksa diri sendiri dengan cara menyayat tangan dengan benda tajam. Diduga kuat, mereka melakukan itu karena terpengaruh salah satu minuman berenergi.
Hal itu terungkap setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru bersama Balai POM (Pengawasan Obat dan Makanan) melakukan uji tes laboratorium dan tes urine terhadap 56 siswa.
"Hasil tes urine para pelajar itu negatif mengkonsumsi narkoba. Diduga mereka melakukan itu [menyayat] organ tubuh karena kebanyakan mengkonsumsi minuman itu [terpedo]," ucap Kepala BNN Pekanbaru, Sukito kepada wartawan, Senin (1/10/2018).
Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah beberapa waktu lalu, salah satu sekolah SMP di Pekanbaru melaporkan banyak kelakukan siswanya yang menyimpang. Dimana tangan siswa itu ditemukan sayatan bekas benda tajam.
Pihak sekolah mencurigai kalau puluhan siswanya terkena pengaruh norkoba, akhirnya mereka memutuskan meminta bantuan BNN. Saat BNN juga ada kegiatan sekolah itu langsung melakukan assesment terhadap para siswa.
Dari keterangan siswa, bahwa mereka melakukan itu karena mengkonsumsi minuman berenergi yang berbentuk kemasan gelas itu. Mereka melakukan hal tersebut karena terinspirasi tayangan di youtube.
"Mereka itu mengkonsumsi 3 sampai 5 gelas. Jadi inilah kemungkinan kuat yang mempengaruhinya. Mereka melakukan itu [menyayat tangan] karena lihat di youtube katanya," imbuhnya.
Dari keterangan siswa yang di tes urine itu mengaku rasa minuman berwarna kuning sangat segar. Jadi kalau mereka minum satu gelas tidak puas. Kemudian mereka terinspirasi, jika banyak minum itu sakitnya agak kurang jika menyayat diri.
"Kemungkinan kalau banyak minum akan muncul zat benzo itu. Karena meminum itu ada aturannya. Apalagi minuman itukan dijual bebas,"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.