Advertisement
Dana Darurat Rp560 Miliar Dicairkan untuk Bencana Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah
Menteri Kuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan kepada wartawan terkait realisasi APBN triwulan pertama 2018 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018). - Antara/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah bergerak cepat mencairkan dana darurat untuk menangani bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang kepulauan Sulawesi Tengah‎ pada Jumat, 28 September 2018 sore. Gempa tersebut menimbulkan tsunami atau gelombang tinggi di bagian pesisir Kabupaten Donggala, Mamuju Utara, dan Palu.
Advertisement
Terkait hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan memberikan dana bantuan untuk melakukan operasi kemanusiaan dengan adanya bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Palu.
"Kita mendapatkan permintaan dari BNPB, hari ini saya akan proses dana siap pakai [on call] sekitar Rp560 miliar untuk cepat di cairkan secepatnya," kata Sri Mulyani di Jakarta, Sabtu (29/9/2018).
BACA JUGA
Dia menjelaskan, dana itu nantinya bisa dicairkan pada hari Senin atau mungkin besok, apabila dari perbankan memungkinkan. Itu dana untuk BNPB untuk bisa langsung operasi kemanusiaan sementara.
"Kita juga akan tetap tetap memonitor Lombok, NTB," jelasnya.
Dia menuturkan, bahwa BNPB di Donggala dan Palu itu untuk hari-hari pertama seperti ini adalah menolong semaksimal mungkin.
"Jadi ini masa-masa emergency membantu masyarakat yang menjadi korban seminimal mungkin. Atau mereka yang sakit karena rumah sakit kita assessment kerusakannya," ungkapnya.
Sebelumnya, sejumlah bantuan tenaga personel dan logistik untuk korban gempa yang dikerahkan dari Gorontalo, hingga Sabtu sore, belum berhasil lolos ke Palu, Sulawesi Tengah.
Sejumlah pihak yang membawa bantuan harus tertahan di wilayah Toboli, Sulawesi Tengah karena adanya longsor di sejumlah titik ruas jalan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Bayu Artiyoso Mandiri, menjelaskan 12 personil SAR yang berangkat pada Jumat (28/9/2018) pukul 19.45 dari Gorontalo belum berhasl mencapai Palu pada Sabtu (29/9/2018) pukul 17.30 Wita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Ikuti Google Maps, Pemudik Malah Masuk Jalan Sawah di Sleman
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Simpan Ini! Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 24 Maret 2026
- Jadwal KRL Keberangkatan dari Palur & Solo Balapan, Selasa 24 Maret
- Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 24 Maret 2026, Cek di Sini
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 24 Maret 2026, Simak Waktunya
- Cuaca Jogja Selasa Ini Didominasi Cerah, Ini Rinciannya
- Ketegangan Memanas, Iran Sebut Tak Ada Negosiasi dengan AS
- Trans Jogja Makin Praktis, Ini Rute dan Tarifnya
Advertisement
Advertisement







