Advertisement
Ingin Bikin Bangga Orang Tua, Polwan Salatiga Nyambi Jadi Tukang Tambal Ban
Bripda Eka Yuli Andini, polwan yang nyambi jadi tukang tambal ban (Youtube)
Advertisement
Harianjogja.com, SALATIGA – Seorang polisi wanita (polwan) di Salatiga menjadi viral lantaran aktiviitasnya sehari-hari sangat inspiratif. Dialah Eka Yuli Andini.
Wanita berusia 21 tahun asal Salatiga, Jawa Tengah, itu merupakan sosok polisi yang sangat menginspirasi. Eka Yuli Andini merupakan anggota Sabhara Polres Salatiga. Wanita berpangkat Bripda tersebut merupakan sosok pekerja keras yang pantang menyerah.
Advertisement
Meski telah menjadi seorang polwan, Bripda Eka Yuli Andini tidak pernah malu membantu orang tuanya yang berprofesi sebagai tukang tambal ban. Berdasarkan beberapa video viral yang dihimpun Solopos.com, jaringan Harianjogja.com, Selasa (25/9/2018), Bripda Eka terlihat kucel karena bergelut dengan oli dan ban sepeda motor ketika membantu sang ayah di rumah. Namun, saat bertugas, penampilannya berubah rapi, bersih, dan tampak tegas selayaknya seorang polisi.
Meski telah menjadi seorang polisi, Bripda Eka tetap rendah hati. Motivasinya menjadi polwan semata-mata hanya ingin membanggakan kedua orang tuanya. Sebab, kedua orang tuanya mengharapkan dirinya menjadi polwan.
BACA JUGA
"Tujuan saya cuma ingin membahagiakan orang tua. Jadi, kalau pas tes saya selalu ingat kedua orang tua. Orang tua saya kan kurang mampu, jadi saya harus bisa membantu perekonomian keluarga dan mengangkat derajat mereka," kata Bripda Eka dalam video viral di Youtube.

Eka Yuli Andini berhasil lulus tes menjadi polwan tanpa mengeluarkan uang sogokan sepeser pun. Merasa memiliki banyak kekurangan, dia sangat giat berolahraga. Usaha dan doa yang tiada henti yang dilakukan Eka Yuli Andini berbuah manis.
Wanita alumnus SMK N 2 Salatiga itu akhirnya lolos seleksi menjadi polisi. Kini, dia yang awalnya bercita-cita menjadi reporter bertugas sebagai anggota Sabhara Polres Salatiga. Setiap pagi dia berangkat ke kantor dan sorenya membantu sang ayah menambal ban. Pekerjaan itu dilakukan tanpa merasa malu.
"Saya tidak malu. Soalnya dari pekerjaan ini juga orang tua membiayai saya sekolah sampai bisa menjadi seperti sekarang," sambung Bripda Eka bangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Long Weekend Paskah, Penumpang KA Daop 6 Jogja Capai 36 Ribu Orang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement




