Advertisement
Inilah Pasangan Suami Istri Tertua di Dunia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Telah menikah sejak zaman peperangan, Masao Matsumoto dan Miyako Matsumoto didaulat menjadi pasangan suami istri tertua secara agregat di dunia.
Guinness World Records menasbihkan keduanya menjadi pasangan tertua di dunia secara agregat. Saat ini, umur Masao 108 tahun, sedangkan umur Miyako 100 tahun sehingga total agregat usia pasangan itu adalah 208 tahun.
Advertisement
Pasangan asal Jepang itu sudah menikah sekitar 80 tahun sejak Oktober 1937.
Miyako mengatakan, dirinya sangat senang dengan penghargaan itu dan bersyukur telah menjalin hubungan suami-istri yang begitu langgeng dan penuh kesabaran.
BACA JUGA
"Saya sangat bersyukur sampai harus menangis terharu," ujarnya seperti dikutip Reuters pada Rabu (5/9).
Meskipun, Masao dan Miyako sudah menjalani hubungan suami-istri sekitar 80 tahun, tetapi keduanya belum pernah merayakan pesta pernikahan.
Hal itu disebabkan ketika mereka menikah kondisi Jepang dalam situasi perang. Lalu, Masao pun menjadi prajurit Negeri Samurai yang dikirim ke luar negeri.
Masao pun menilai kondisi itu tidak menjadi halangan untuk membentuk keluarga besar. Saat ini, pasangan Matsumoto itu malah sudah mempunya sekitar 25 cicit.
Hiromi, Putri pasangan Matsumoto, mengatakan, orang tuanya telah memasuki babak akhir kehidupan. Penghargaan sebagai pasnagan suami istri tertua dunia ini adalah sebuah kehormatan.
"Saya ingin mereka [Masao dan Miyako] terus menjalani kehidupan yang damai," ujarnnya.
Di sisi lain, Jepang memang salah satu negara yang memiliki harapan hidup terpanjang di dunia. Data Kementerian Kesehatan Jepang menunjukkan, Negeri Samurai menduduki peringkat ke-2 yang memiliki harapan hidup tertinggi yakni, 84 tahun.
Sebelumnya, rekor pasangan suami istri tertua secara agregat dimiliki oleh Karl Dolven dan Gurdren Dolven. Pasangan asal Norwegia itu memiliki usia agregat 210 tahun, 1 bulan, dan 34 hari. Namun, Gurdren meninggal pada 2004.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Reuters/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Pelecehan Seksual di FHUI Jadi Alarm Serius, Simak Kronologinya
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja 16 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Terjun ke Ceruk Enam Meter di Kalasan Sleman Saat Hujan
- FEB UI Masuk Empat Besar Dunia Sekolah Ekonomi Islam
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Terjadi Lagi Keracunan Makanan di Sekolah Bantul, Korban 80 Siswa
- Top Ten News Harianjogja.com, Rabu 15 April 2026, Penerapan WFH
Advertisement
Advertisement








