Advertisement

Bantah Tidak Netral, BIN Jelaskan Alasan Pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru

Newswire
Senin, 27 Agustus 2018 - 16:17 WIB
Nina Atmasari
 Bantah Tidak Netral, BIN Jelaskan Alasan Pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru Neno Warisman. - Okezone/Herman Aminuddin

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Aktivis gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman dipulangkan ke Jakarta saat berada di Riau. Badan Intelejen Negara (BIN) menjelaskan mengenai pemulangan tersebut.

Jubir Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto menjelaskan, rencana kehadiran Neno Warisman ke Riau dalam acara Tour Musik bertajuk "#2019GantiPresiden" telah menuai pro dan kontra. Sementara pihak Kepolisian Daerah Riau juga tidak memberikan izin atas acara tersebut.

Advertisement

“Tatkala ada pengajuan izin bahwa Neno Warisman mau berkunjung dan memberikan orasi dalam acara musik tersebut, dan ternyata tidak mendapatkan izin, maka BINDA [BIN daerah] dan aparat keamanan setempat wajib menjaga tegaknya wibawa aturan tersebut, Neno Warisman tetap tidak diperkenankan untuk menghadiri acara tersebut,” ujar Wawan sebagaimana dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (27/8/2018).

Ia mengatakan, hadirnya BINDA adalah langkah antisipasi agar tidak terjadi bentrokan dengan masyarakat yang menolak kehadiran Neno.

“KABINDA Riau selaku penanggung jawab Kominda [Komite Intelijen Daerah] menjadi pihak yang harus berada di garis depan guna mengambil langkah preventif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang dia.

Wawan turut menerangkan, imbauan untuk kembali ke Jakarta terhadap Neno Warisman adalah jalan terbaik ketimbang terjadi bentrokan dan menghindari jatuhnya korban. “BIN bertugas menjaga marwah konstitusi, demikian juga BINDA bertugas untuk tetap menjaga tegaknya aturan dan ketertiban di daerah,” tegas dia.

Oleh karenanya, pemulangan Neno ini bukan bentuk keberpihakan atau upaya tidak netral dari BIN dalam perhelatan pemilu, akan tetapi menjaga keselamatan warga dan upaya cegah dini untuk hal-hal yang tidak diinginkan mutlak harus dilakukan.

“Sehingga hal ini bukan dimaksudkan untuk keberpihakan, tetapi untuk menjaga keselamatan dan tegaknya aturan setelah tidak ada ijin atas acara tersebut,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : okezone.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Bantul
| Sabtu, 04 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement