Investor Mengantre, Pemerintah Siapkan Perluasan KEK Kendal-Batang
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Ilustrasi kapal tenggelam./Antara
Harianjogja.com, BANDA ACEH-Sebanyak 24 nelayan dievakuasi tim SAR Banda Aceh setelah kapal mereka karam akibat dihantam badai dan menabrak karang di Perairan Pulau Bunta, Kabupaten Aceh Besar.
Kepala Kantor SAR Banda Aceh Hari Adi Purnomo di Banda Aceh, Minggu, mengatakan, nelayan korban kapal karam yang dievakuasi tersebut semuanya selamat.
"Mereka dievakuasi menggunakan kapal SAR KN Kresna 232 pada Minggu (19/8/2018) dan selanjutnya tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh pada pukul 10.50," kata Hari Adi Purnomo.
Hari Adi menyebutkan, evakuasi dilakukan setelah ada laporan masyarakat yang menyebutkan kapal nelayan dengan nama KM Rahmat Ilahi dengan anak buah kapal 24 orang karam di Perairan Pulau Bunta.
Kapal nelayan tersebut berasal dari Lampulo, Banda Aceh. Titik kapal nelayan tenggelam dengam jarak 12 mil laut dari Pelabuhan Ulee Lheue, atau sebelah selatan Pulau Bunta yang bersisian dengan Kepulauan Pulau Aceh.
Berdasarkan laporan tersebut, kata Hari Adi, tujuh personel SAR Banda Aceh bergerak dengan KN Kresna 232. Kapal SAR tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB.
"Proses evakuasi sempat terkendala karena cuaca. Namun begitu, semua nelayan akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.15 WIB. Semuanya dalam keadaan selama," kata Hari Adi Purnomo.
Adapun 24 nelayan yang dievakuasi tersebut yakni Nurdin (39 tahun), Bustami (48 tahun), Nihtahudin (29 tahun), Nazarudin (27 tahun), Safrizal (38 tahun), Khairul Rizal (24 tahun), Maryunis (31 tahun), Sulaiman (32 tahun).
Kemudian, Ismail Daud (73 tahun), Amirudin (30 tahun), Mukhtar (28 tahun), Faisal (31 tahun), Safrizal (23 tahun), Andrian Saputra (26 tahun), Hendri Syaputra (22 tahun), Sulaiman Daud (72 tahun), Ishak (32 tahun).
Serta Muhammad (18 tahun), Hazmi (20 tahun), Irwan (22 tahun), Zulkifli (32 tahun), Syamsudin (28 tahun), Ali Imran (32 tahun), serta Muara Siregar (52 tahun).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.
DPT Pilur Gunungkidul ditetapkan 120.887 pemilih. Coblosan serentak di 31 kalurahan digelar 26 September 2026.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.