Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Fadli Zon./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Juru bicara tim pemenangan Jokowi-Ma\'ruf Amin tak hanya berasal dari kader parpol namun juga selebritis.
Pengacara kontroversi Farhat Abbas terpilih menjadi salah satu juru bicara (jubir) tim kampanye Joko Widodo dan Maruf Amin. Farhat mengaku sengaja dipersiapkan oleh tim kampanye untuk melawan berbagai serangan menjatuhkan Jokowi, salah satunya dari Fadli Zon.
Farhat mengatakan, saat ini serangan demi serangan hingga tudingan hoaks sering menyasar kubu Jokowi dan Maruf. Hal itu pula yang kerap kali dilakukan oleh Fadli Zon yang mengkritisi kinerja pemerintahan. Sehingga kehadiran Farhat dikhususkan untuk melawan serangan Fadli.
"Saya dipersiapkan untuk melawan Fadli Zon dan lainnya. Yang huruf F katanya," kata Farhat saat ditemui di Hotel Oria, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).
Faehat menjelaskan, hasil kerja pemerintahan Jokowi memang telah nyata dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Namun seringkali justru banyak pihak yang mendiskreditkan pemerintah.
Terlebih, berbagai ucapan Jokowi dalam berbagai kesempatan pun seringkali diplesetkan. Salah satunya adalah pidato Jokowi dihadapan relawan yang memintanya untuk berantem.
"Memang kita mengetahui kinerjanya dan hasil nyata untuk diluruskan menghadapi para hoax. Kayak Pak Jokowi mengajak orang berantem itukan harus diluruskan oleh orang seperti saya," ungkap Farhat.
Seperti diketahui, politisi Gerindra Fadli Zon yang menjabat sebagai wakil ketua DPR RI kerap menyampaikan kritik pedas terhadap pemerintahan Jokowi. Salah satunya adalah saat Fadli mengkritik Jokowi yang mengendarai motor Chopper pada Minggu, 8 April 2018.
"Itu kan kelihatan cuma gimik-gimik politik aja, bukan yang sesungguhnya. Sehingga, kalau kita melihat semua serba dipaksakan," kata Fadli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.