Advertisement
GEMPA NTB: Korban Meninggal Bertambah Jadi 20 Orang
Dampak gempa Lombok, NTB - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, MATARAM-Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah menjadi 20 orang. Hal itu berdasarkan data sementara yang dicatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat.
"Ada yang meninggal pada hari kejadian gempa, tapi laporannya terlambat masuk ke posko, salah satunya di Aikmel. Ada juga yang meninggal di rumah sakit," kata Kepala BPBD NTB H Mohammad Rum ketika dihubungi di Mataram, Minggu (5/8/2018).
Advertisement
Ia menyebutkan korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Timur, tersebar di Kecamatan Sambelia sebanyak 10 orang, yakni Adriyatul Aini (17), Herniwati (35), Firdaus (7), Mazraatul (8), Egi Ofal Isfandi (17), Wisnu Akhiran (8), Putri Nila Lestari (20), M. Haeril Hamzia Ramadhani (10), Rumenah (70), dan Mur'ah (80).
Sementara di Kecamatan Sembalun sebanyak lima orang, yakni Inak Mar'ah (80), Inak Imah (70), Siti Nur Ismawida (30) warga Malaysia, dan Muhammad Ainul Taksim (25), warga Makassar-Sulawesi Selatan. Ada juga satu orang warga Kroya, Kecamatan Aikmel, dilaporkan meninggal dunia atas nama Inak Hikmah (70).
BACA JUGA
Rum menambahkan jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Utara sebanyak lima orang, yakni Sandi (20), Juniarto (8), Rusdin (34), Natrinep (20), dan Inak Indra (70).
"Jumlah korban meninggal dunia di Lombok Utara tidak ada laporan tambahan yang masuk pada saat rapat koordinasi penanganan bencana gempa di Desa Madayin pada Sabtu [4/8/2018]," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial NTB Ahsanul Khalik mengatakan pihaknya akan segera mengurus uang santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp15 juta untuk masing-masing ahli waris korban gempa meninggal dunia yang laporannya terlambat masuk data BPBD.
"Segera diurus sama Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial NTB, untuk dilaporkan ke Kemensos," katanya.
Sebelumnya, Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan santunan tahap pertama untuk para korban gempa bumi di Pulau Lombok, NTB, sebesar Rp675 juta.
Santunan tahap pertama tersebut untuk ahli waris korban meninggal dunia sebanyak 15 orang. Sedangkan untuk korban luka-luka sebanyak 40 orang, masing-masing Rp2,5 juta.
Gempa bumi berkekuatan 6,4 pada Skala Richter mengguncang Pulau Lombok, dan Sumbawa, NTB, pada 29 Juli 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement








