Rupiah Melemah, Terseret Sentimen Timur Tengah dan Data AS
Rupiah melemah ke Rp18.107 per dolar AS akibat penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak, dan memanasnya konflik Timur Tengah.
Ilustrasi garis polisi./www.witf.org
Harianjogja.com, BUTON - Kapolsek Sampoabalo Iptu Suwoto tidak sengaja menembak anak buahnya Brigadir Sanusi hingga tewas.
Keluarga almarhum Brigadir Sanusi, korban salah tembak, telah ikhlas atas musibah kasus salah tembak Kapolsek Sampoabalo Iptu Suwoto yang mengakibatkan Sanusi meninggal dunia.
"Keluarga sudah ikhlas, karena ini memang musibah, tidak ada unsur kesengajaan," kata Kapolres Buton AKBP Andi Herman, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (3/8/2018).
Jenazah Brigadir Sanusi sudah dikebumikan pada Selasa (31/7/2018) malam, tak lama setelah terjadi peristiwa itu.
Sebelumnya, pada Selasa (31/7/2018) pagi, terjadi tawuran antarpelajar SMAN 2 Siontapina yang melibatkan pelajar dari dua desa.
Kemudian Kapolsek Sampoabalo Iptu Suwoto bersama empat orang anggotanya turun ke lokasi untuk menghalau massa tawuran.
Suwoto hendak memberi tembakan peringatan terhadap massa yang mengamuk, namun tembakan Suwoto meleset dan mengenai seorang anggotanya bernama Brigadir Sanusi.
"Saat itu, Kapolsek terjatuh dalam keadaan memegang senjata api revolver di tangannya. Saat Kapolsek bangun, dia melihat Brigadir Sanusi dalam keadaan jongkok sambil memegang kepala dengan bersimbah darah. Lalu kapolsek menolong korban dengan membawa korban ke puskesmas," katanya lagi.
Sanusi yang terluka di bagian kepala belakang akhirnya meninggal dunia, setelah dilarikan ke Puskesmas Siontapina.
Andi menambahkan, Polda Sulawesi Tenggara mengambil alih penanganan kasus ini.
"Kapolsek saat ini masih berada di Polres Buton dan diperiksa oleh penyidik Polda Sultra," katanya pula.
Kondisi Suwoto, menurut Andi, masih syok atas kelalaian perbuatannya.
Penyidik pun masih terus menyelidiki kasus ini termasuk memastikan posisi penembakan yang dilakukan Suwoto yang menyebabkan Sanusi tewas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah ke Rp18.107 per dolar AS akibat penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak, dan memanasnya konflik Timur Tengah.
Sebanyak 253 ASN Kabupaten Batang menerima SK kenaikan pangkat. BKPSDM mendorong peningkatan kompetensi dan pemutakhiran data MyASN untuk pengembangan karier.
Informasi harga tiket, jadwal penjualan, dan tracklist BTS World Tour Arirang in Jakarta 2026 menjadi perhatian Army Indonesia. Simak rincian lengkapnya.
Pelemahan rupiah mulai berdampak pada industri mebel dan kerajinan di Bantul. Biaya produksi naik, sementara permintaan pasar terus melemah.
De Graafschap resmi memulangkan Donny Warmerdam dari PSIM Jogja. Gelandang asal Belanda itu dikontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan hingga 2028.
Korban tewas gempa magnitudo 7,8 di Filipina selatan bertambah menjadi 15 orang. Puluhan ribu warga dievakuasi, bandara ditutup, dan tsunami sempat diwaspadai.