Putin Sebut Tuduhan Intervensi Pilpres AS 2016 sebagai Tindakan Sangat Konyol

John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri Selasa, 17 Juli 2018 12:37 WIB
Putin Sebut Tuduhan Intervensi Pilpres AS 2016 sebagai Tindakan Sangat Konyol

Bendera Amerika Serikat/WallpaperCave

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tuduhan bahwa pemerintahnya ikut campur dalam Pemilihan Presiden AS 2016 sebagai "tindakan sangat konyol". Dia juga membantah tudingan bahwa Rusia telah mengompromikan informasi tentang calon presiden AS, Donald Trump saat itu.

Berbicara kepada Fox News setelah pertemuan puncaknya dengan Trump di Helsinki, Finlandia kemarin, Putin mengatakan: "Apakah Anda benar-benar percaya bahwa seseorang yang bertindak dari wilayah Rusia dapat mempengaruhi Amerika Serikat dan mempengaruhi pilihan jutaan orang Amerika?"

"Ini benar-benar konyol," ujarnya sebagaimana dikutip Theguardian.com, Selasa (17/7/2018).

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump tidak mempertanyakan lebih lanjut soal dugaan intervensi Rusia dalam pemilu Amerika Serikat 2016 saat bertemu Putin.

"Saya bersama Presiden Putin, dia hanya berkata bahwa itu bukan ulah Rusia. Saya mengatakan, \'Saya juga tak melihat ada alasan hingga hal itu bisa terjadi," ujar Trump.

Trump mengaku mempercayai tim intelijennya yang menyatakan bahwa Rusia tidak meretas jaringan Partai Demokrat dan merilis informasi merugikan mengenai rivalnya, Hillary Clinton.

Trump lantas menegaskan bahwa dia menang pemilu dengan adil dan jujur tanpa bantuan intervensi Rusia, tak seperti yang selama ini dituduhkan oleh penyelidik khusus Robert Mueller.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online