Kapolri Sebut Penyerang Polres Indramayu Terkait JAD

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan materi seminar dalam acara seminar yang digelar di Fakultas Hukum UII, Jalan Tamansiswa, Jogja, Sabtu (31/03/2018). Harian Jogja - Desi Suryanto
16 Juli 2018 11:49 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Dua orang tidak dikenal (OTK) yang melakukan pelemparan panci diduga bom ke halaman Polres Indramayu berafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD). Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian.

Menurut Tito, Kepolisian sudah mengantongi semua jaringan kelompok teroris JAD di seluruh wilayah Indonesia. Dia mengatakan Kepolisian hanya tinggal menciduk semua pelaku teror dari kelompok teroris JAD yang berencana melakukan aksinya di sejumlah titik di Indonesia.

"Kalau yang kejadian di Indramayu kemarin, itu jelas dari kelompok JAD. Kami sudah tahu jaringan ini dan kami akan tangani, masayarakat jangan khawatir," tuturnya, Senin (16/7/2018).

Tito menjelaskan Kepolisian kini memiliki payung hukum yang kuat untuk menangani para pelaku teror melalui UU Terorisme yang baru. Menurutnya, Polri akan mengambil sikap tegas terhadap para pelaku teror dan menembak mati siapapun yang melawan petugas saat akan ditangkap.

"Kita akan mengejar dan melawan mereka. Kalau ada yang melawan petugas dan berani membuat petugas hingga luka, akan kami sikat," katanya.

Sumber : Bisnis Indonesia