Dana Otsus Papua Harus Tepat Sasaran hingga ke Masyarakat
Wamendagri Ribka Haluk meminta penyaluran Dana Otsus Papua 2026 menerapkan prinsip 5T agar manfaatnya tepat sasaran bagi masyarakat.
Ilustrasi kapal tenggelam./Antara
Harianjogja.com, RABAT-Sebanyak 40 migran tewas tenggelam setelah perahu mereka tenggelam di pantai Maroko Utara pada Ahad (8/7/2018), demikian laporan media lokal.
Migran yang meninggal berasal dari negarai sub-Sahara Afrika, dan sejumlah dari mereka adalah perempuan, kata jejaring berita Maroko Alyaoum24.com.
Mayat migran tersebut dikirim ke kamar mayat di satu rumah sakit setempat di Kota Larache, kata laporan itu, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ditambahkannya, penyelidikan sedang berlangsung untuk memastikan kondisi sesungguhnya dari kecelakaan tersebut.
Maroko telah menjadi tempat persinggahan buat migran Afrika yang berusaha mencapai Eropa untuk memperoleh hidup yang lebih baik. Ribuan migran berusaha menyelamatkan diri dari kemiskinan dan kerusuhan di Afrika setiap tahun melalui Maroko menuju Eropa, baik melalui darat ke daerah kantung Spanyol di Ceuta dan Melilla maupun melalui laut, seringkali dengan menggunakan kapal kecil.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Maroko, pasukan keamanan menangkap sebanyak 50.000 migran pada 2017 dan melucuti lebih dari 70 jaringan migrasi tidak sah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wamendagri Ribka Haluk meminta penyaluran Dana Otsus Papua 2026 menerapkan prinsip 5T agar manfaatnya tepat sasaran bagi masyarakat.
Pedro Caracoci mulai mengikuti latihan PSS Sleman. Kiper asal Brasil eks akademi CR Flamengo itu dirumorkan menjadi rekrutan baru Laskar Sembada.
Harga BBM Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo per 25 Juli 2026 masih bertahan. Berikut daftar lengkap harga BBM menjelang penyesuaian 1 Agustus.
BNPB dan PT Smart Cakrawala Aviation menggelar OMC di Aceh Barat dan Nagan Raya untuk mencegah meluasnya karhutla.
Ganis Naluri Putri menekuni dunia pedalangan sejak SD. Dalang perempuan asal Bantul ini terus menjaga tradisi wayang di tengah minimnya regenerasi.
Febrie Adriansyah mengaku dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka TPPU. Ia menilai alat bukti belum cukup untuk penahanan.