Kasus Kekerasan Hantam Pesantren, Santri Baru di Jawa Tengah Menyusut
Jumlah santri baru di Jateng turun hingga 20% pada 2025, NU akui dampak kasus kekerasan dan dorong reformasi pesantren.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim blusukan ke Desa Tangkil, Kecamatan Caring, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7/2018) siang./Suara.com-Dwi Bowo Raharjo
Haianjogja.com, BOGOR- Pejabat bank dunia diajak blusukan oleh Presiden Joko Widodo di Bogor, Jawa Barat. Sejumlah persoalan penting menjadi pembahasan dalam acara blusukan kali ini.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim blusukan ke Desa Tangkil, Kecamatan Caring, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7/2018) siang. Keduanya meninjau Pos Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan Terpadu (Posyandu) di dekat SDN 01 Tangkil dan PAUD Desa Tangkil.
Jokowi ingin menunjukkan program pemerintah mengatasi masalah stunting atau kondisi anak mengalami gangguan pertumbuhan.
"Saya ingin menunjukkan program pengurangan kekerdilan atau stunting yang telah kita lakukan dengan pemberian makanan tambahan," ujar Jokowi di lokasi.
Melalui posyandu, Jokowi berharap kampanye pemberian makanan bergizi untuk mengatasi masalah stunting pada anak Indonesia bisa berkurang.
"Kita harapkan nanti ini bisa betul-betul mengurangi stunting di negara kita, tidak hanya di kabupaten bogor namun juga provinsi lain," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, Jim Yong Kim memiliki pengalaman untuk mengatasi stunting dari sejumlah negara. Ia berharap, persoalan yang ada di tanah air juga menjadi perhatian Bank Dunia.
Untuk mengatasi stunting di Indonesia, Jokowi memastikan akan melibatkan semua pihak, termasuk dengan menggunakan teknologi.
"Tadi kami berbicara mengenai penggunaan teknologi, melibatkan sektor swasta, melibatkan ormas-ormas Islam. Dengan cara itu kita harapkan pengurangan stunting lebih cepat lagi," kata Jokowi.
Dalam kesempatan ini, Kepala Negara didampingi sejumlah pejabat negara. Diantaranya Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Jumlah santri baru di Jateng turun hingga 20% pada 2025, NU akui dampak kasus kekerasan dan dorong reformasi pesantren.
Menteri PKP Maruarar Sirait ungkap lonjakan KUR perumahan dan bedah rumah di Jogja. Permintaan meningkat drastis hingga 10 kali lipat.
Kejagung memastikan motor listrik dalam kasus korupsi MBG tidak disita. Penyidik hanya ambil sampel meski ada dugaan mark up.
KPK mengungkap kasus pemerasan izin tinggal WNA sejak 2022–2026. Wamen Silmy Karim dan sejumlah pejabat Imigrasi jadi tersangka.
Proyek PSEL Semarang Rp3 triliun diminati 85 investor. Sampah diolah jadi listrik, dorong ekonomi hijau dan investasi.
Kejagung terus menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus korupsi program MBG 2025–2026 di BGN. Tiga mantan pejabat telah jadi tersangka.