Advertisement
Bila Anggota Keluarga Terpapar Radikalisme, Ini yang Harus Dilakukan
Sejumlah sepeda motor terbakar sesaat setelah terjadi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Ledakan terjadi di tiga lokasi di Surabaya, yakni di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, pada waktu yang hampir bersamaan. - ANTARA/HUMAS PEMKOT/Andy Pinaria
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah aksi teror di Surabaya cukup mencengangkan karena pelaku tidak menjalankan aksi secara solo melainkan dalam satu keluarga. Ayah, ibu, dan anak-anaknya. Orang tua yang terpapar paham radikal ini menyulap anak-anak mereka sebagai martir. Bocah-bocah tak berdosa itu pun hanya menjadi korban.
Psikolog Ayoe Soetomo mengatakan, seharusnya keluarga berperan dalam menangkal paparan radikalisme kepada anak-anak. Namun, sulit bila orang tuanya pun terpapar paham tersebut. Sebaliknya mereka akan meracuni anak-anaknya dengan ajaran tersebut. “Sangat disayangkan memang hal ini terjadi,” tuturnya, Senin (28/5/2018).
Advertisement
Untuk pencegahan, Ayoe mengatakan, cara yang dapat digunakan adalah dengan melibatkan orang yang memiliki pengaruh signifikan dengan keluarga radikal.
Menurut Ayoe, sosok seperti kakek dan nenek kemungkinan bisa masuk ke keluarga itu. Mereka didorong untuk menyelamatkan anak-anak dalam keluarga itu.
Diakui oleh Ayoe hal itu tidaklah mudah menempuh cara ini, mengingat keluarga radikal cenderung menutup diri. Dia pun mendorong kepada orang-orang di sekitar keluarga harus lebih peka terhadap persoalan ini.
“Bukan hal itu mudah karena ada tantangannya tersendiri,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








