Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ilustrasi perempuan bercadar./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara soal ramai pembicaraan mengenai perempuan bercadar yang disebut terlibat dalam aksi terorisme.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta perempuan Indonesia yang menggunakan cadar, untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada orang-orang di sekitarnya.
Hal ini dikatakan Lukman terkait adanya sentimen negatif terhadap perempuan bercadar, setelah teror bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya, Jawa Timur.
Sebab, pelaku bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Jawa Timur, pada Minggu (13/5/2018) pekan lalu, merupakan perempuan bercadar.
"Khusus pada mereka yang bercadar, juga semestinya memiliki kewajiban menebarkan rasa aman kepada lingkungannya," ujar Lukman di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).
Meski begitu, Lukman mengajak masyarakat untuk menghargai dan menghormati perempuan di Indonesia yang menggunakan cadar.
Tetapi Lukman tidak ingin perempuan bercadar malah memberikan keresahan.
"Jangan sampai dalam rangka kita melaksanakan paham keagamaan yang kita yakini [pakai cadar], tapi justru menimbulkan kecurigaan, kerisauan, di antara masyarakat sekitar," kata Lukman.
Menurut Lukman, perempuan Indonesia yang bercadar karena paham agama yang dipelajari. Namun, ia menyebut paham di Indonesia tidak demikian.
"Meskipun arus utama paham yang berkembang di Indonesia bukan paham seperti itu," jelas Lukman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Pemkot Jogja mendorong koperasi mengembangkan sektor riil melalui SiKepo agar usaha anggota dan koperasi terintegrasi serta lebih produktif.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.
Gus Rozin menghormati mekanisme AHWA dalam pemilihan Ketum PBNU dan mengajak warga NU menjaga persatuan setelah keputusan Muktamar ke-35.