Advertisement
Peserta SBMPTN Jangan Sampai Kosongkan Jawaban, Sistem Penilaian Tahun Ini Sudah Beda
Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
Advertisement
Harianjogja.com, SINGARAJA- Selasa (8/5/2018) pagi ini, peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mengikuti ujian mengerjakan soal.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengingatkan seluruh peserta agar jangan sampai mengosongkan jawaban.
Advertisement
"Kami tegaskan tahun ini sangat beda dengan tahun lalu. Jangan ada soal yang tidak dijawab karena takut salah dan dapat nilai minus satu," kata Nasir di Singaraja, Bali, Selasa (8/5/2018).
Menristekdikti menjelaskan, sebelumnya sistem penilaian yang digunakan apabila jawaban benar dapat nilai empat, kalau jawaban salah mendapat minus satu dan kalau tidak menjawab dapat nol.
BACA JUGA
"Ini tidak adil, kalau minus satu itu merugikan anak-anak kita. Saya minta diubah sistem penilaiannya," kata Nasir usai meninjau pelaksanaan SBMPTN di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).
Panitia melakukan simulasi sehingga keluar Teori Response Butir. Jawaban yang benar diberi nilai satu jika jawaban salah mendapat nol dan jika tidak menjawab juga mendapat nol.
"Jangan ada soal yang tidak dijawab karena takut minus satu karena teori probabilitasnya 50 persen bisa benar atau salah," tambah dia.
Metode penilaian oleh panitia pusat dilakukan melalui tiga tahap. Tahap pertama, seluruh jawaban peserta SBMPTN 2018 akan diproses dengan memberi skor satu pada setiap jawaban yang benar dan nol untuk setiap jawaban yang salah atau tidak dijawab.
Tahap dua dengan menggunakan Teori Response Butir, maka setiap soal akan dianalisis karakteristiknya, di antaranya tingkat kesulitan relatifnya terhadap soal yang lain, dengan mendasarkan pada pola respons jawaban seluruh peserta tes 2018.
Tahap ketiga adalah karakteristik soal yang diperoleh pada tahap dua, kemudian digunakan untuk menghitung skor setiap peserta. Soal-soal sulit akan mendapatkan bobot lebih tinggi dibandingkan dengan soal yang lebih mudah.
Sebanyak 861.000 peserta mengikuti seleksi SBMPTN serentak di 85 perguruan tinggi negeri terdiri atas Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta dan 833.820 peserta Ujian Tertulis Berbasis Cetak (UTBC).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Sejumlah Negara di Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran karena Protes
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
- KLH Siapkan Gugatan Triliunan Perusahaan Pemicu Banjir Sumatera
- Anwar Ibrahim Umumkan Malaysia Ikut Misi Kemanusiaan Gaza
Advertisement
Satpol PP Bantul Petakan Akomodasi Ilegal, Tunggu Dasar Penindakan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Waspada! Puluhan Sapi di Kulonprogo Bergejala PMK
- Dilema Truk Robot di China, Teknologi Canggih Hadapi Jalan Rusak
- Crane Proyek Kereta Cepat Thailand Ambruk, Kereta Terbelah 28 Tewas
- Mahasiswa BEM Nusantara DIY Geruduk DPRD, Tolak Pilkada Lewat DPRD
- Jisung NCT Dream Jadi Polisi Muda di Crash 2
- Bayar Pajak Kendaraan Malam Hari di Gunungkidul, Ini Jadwalnya
- Tesla Model Y 2026 Resmi Meluncur, Opsi 7 Penumpang Kembali Hadir
Advertisement
Advertisement




