Laba Pertamina Tembus Rp55,2 Triliun pada 2025, Ini Pendorongnya
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Ilustrasi pernikahan dini./JIBI
Harianjogja.com, MAKASSAR- Warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan fenomena pernikahan dini yang dilakukan anak SMP.
Humas Kantor Kementerian Agama Bantaeng Mahdi Bakri membenarkan adanya pernikahan pasangan remaja yang masih mengenyam bangku SMP tepatnya kelas VIII di salah satu sekolah di Kabupaten Bantaeng.
"Iya memang benar adanya pernikahan tersebut. Akan tetapi diadakan bimbingan pernikahan oleh Kemenag Bantaeng," jelas Mahdi saat dikonfirmas, Senin (16/4/2018).
Bimbingan pernikahan atau perkawinan tersebut dilaksanakan selama satu hari. Pernikahan tersebut dimulai sejak pagi hingga siang hari.
Pesta tersebut kemudian dipandu lansung oleh empat materi secara berturut-turut. Keempatnya yakni Ustaz Hamring Nawawi, Ustaz Aziz Lallo, Ustaz Aziz dan H. Syarif Hidayat.
Para peserta kemudian berasal dari beberapa desa/kelurahan se Kabupaten Bantaeng dan sudah dinyatakan berkasnya memenuhi syarat untuk dilakukan pencatatan dan menerbitkan buku nikahnya setelah dilangsungkan akad nikah.
Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng melalui Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng menerangkan sudah melaksanakan bimbingan perkawinan perorangan kepada 11 pasang dengan catatan pasangan 23 orang yang dilaksanakan pada Kamis, 12 April 2018.
Beredar informasi, pasangan remaja yang belakangan diketahui berusia 15 tahun dan 14 tahun ingin melangsungkan pernikahan. Pihak Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng sempat menolak pengajukan permohonan pernikahan keduanya karena alasan usia.
Tak menyerah, pasangan yang ingin segera menikah tersebut terus berusaha hingga membuat pihak keluarga kedua calon mempelai itu mengajukan permohonan dispensasi kepada pihak Pengadilan Agama Kecamatan Bantaeng dan kemudian dikabulkan.
Kedua remaja yang masih duduk di bangku SMP itu akhirnya mendapat bimbingan perkawinan yang digelar oleh KUA Kecamatan Bantaeng pada Kamis 12 April 2018. Usai mendapat bimbingan perkawinan, keduanya pun menikah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Prabowo targetkan BUMN tinggal 250 perusahaan tanpa PHK. Perampingan berpotensi hemat hingga Rp50 triliun per tahun.
Sebanyak 2.935 atlet ikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 di Semarang, jadi ajang pembinaan atlet muda berprestasi.
Daftar 32 besar Piala Dunia 2026 mulai lengkap. Tim unggulan lolos, kuda hitam bikin kejutan di fase gugur.
Kolaborasi Purana dan Puragraph di Jogja ubah lukisan Abundance jadi busana artistik, hadirkan konsep “livable art” yang unik.
DPUPKP Sleman targetkan proyek jalan dan jembatan mulai akhir Juni 2026, total 14 paket pekerjaan disiapkan.