Advertisement

Data FB Anda Bocor atau Tidak, Cermati Notifikasi dari Facebook

Dhiany Nadya Utami
Senin, 09 April 2018 - 22:25 WIB
Nugroho Nurcahyo
Data FB Anda Bocor atau Tidak, Cermati Notifikasi dari Facebook Ilustrasi aplikasi Facebook - The Guardian

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pengguna Facebook di Indonesia baiknya mencermati notifikasi yang muncul pada akun masing-masing. Terhitung per 9 April 2018 media sosial terpopuler tersebut akan memberikan pemberitahuan pada pengguna yang datanya positif disalahgunakan oleh Cambridge Analytica.

"Facebook akan memberitahukan kepada pengguna Facebook yang terdampak dari penyalahgunaan data oleh aplikasi tertentu," tulis CEO Mark Zuckerberg seperti dikutip dari laman resmi Facebook.

Advertisement

Skandal Facebook dan Cambridge Analytica makin memanas di Tanah Air karena dalam rilis teranyarnya Facebook mengungkapkan ada sekitar 87 juta data pengguna Facebookyang terkait dengan kasus Cambridge Analytica. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan yang selama ini beredar yakni 50 juta data pengguna. Dan dari 87 juta itu,  sebanyak 1,3% atau sekitar 1,09 juta di antaranya merupakan data pengguna Facebook di Indonesia.

Jumlah itu menempatkan pengguna Facebook Indonesia di urutan nomor tiga terbanyak disalahgunakan setelah AS dan Filipina. Pengguna Facebook di Indonesia saat ini mencapai 106 juta.

Terkait dengan hal ini, Kamis (5/4/2018) lalu pemerintah telah memanggil perwakilan Facebook Indonesia untuk meminta klarifikasi dan keterangan seputar kasus tersebut. Dalam pertemuannya, pemerintah meminta Facebook untuk menutup sementara aplikasi pihak ketiga yang berjalan di platform tersebut. Selain itu pemerintah juga akan menagih hasil audit yang sedang dilakukan Facebook.

Facebook yang diwakilkan Public Policy Lead Facebook Indonesia Ruben Hattari belum dapat memastikan kapan pemerintah dapat menerima hasil audit tersebut. Facebook juga tidak memberi jawaban apakah bersedia menutup aplikasi pihak ketiga seperti yang diminta pemerintah.

Menurutnya saat ini proses audit keseluruhan masih diproses oleh Facebook Headquarter di California, Amerika Serikat.

“Kami terus koordinasi dengan Facebook Headquarter. Kami juga akan selalu membuka communication channel ke pemerintah,” kata Ruben.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Air Kerap Meluap, Perbaikan Talud dan Sungai di Jogja Dikebut

Air Kerap Meluap, Perbaikan Talud dan Sungai di Jogja Dikebut

Jogja
| Senin, 13 April 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja

Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja

Wisata
| Senin, 13 April 2026, 16:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement