Advertisement
12 Sekolah di Sleman Harus Numpang Ujian
Kepala SMAN 1 Depok, Shobarima sedang mantau peserta UNBK yang terekam CCTV dari layar, Senin (9/4/2018). - Harian Jogja/Irwan A. Syambudi)
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Pada hari pertama Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tingkat SMA di Sleman berjalan lancar. Hanya saja dari puluhan sekolah, terdapat 12 sekolah yang masih harus menumpang ujian di sekolah lain.
Kepala Balai Pendidikan Menengah Sleman, Dinas Peendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Sukarjo mengatakan terdapat 12 sekolah yang harus menumpang di sekolah lain.
“Ada tiga Aliyah dan 9 SMA yang masih harus menumpang di sekolah lain. Semuanya merupakan sekolah stawata,” kata dia, Senin (9/4/2018).
Masih adanya sekolah yang harus menumpang di sekolah lain itu menurunnya karena berbagai faktor. Selain karena sekolah belum dapat memenuhi fasilitas utama yakni komputer yang terhubung dengan internet sebagai perangkat UNBK, sekolah juga masih ada yang belum memiliki fasilitas penunjang di dalam ruangan.
“Ruangan harus ada AC [air conditioner] tidak dengan kipas angin. Apalagi tidak ada kipas anginnya itu tidak boleh karena tidak memberikan kenyamanan pada anak saat mengerjakan ujian,” kata dia.
Dengan demikian bagi sekolah yang belum dapat memenuhi hal tersebut maka harus menumpang di sekolah lain yang paling dekat. Kendati harus menumpang, menurutnya hal itu tidak ada masalah. Pasalnya sejumlah sekolah yang ditumpangi ini juga tidak keberatan, dan menganggap sebagai sebuah pengabdian.
Lanjutnya lagi berdasarkan data total ada 64 SMA/MA yang mengikuti UNBK dengan jumlah peserta mencapai 5.872 siswa. Jumlah peserta UNBk terbanyak berada di MA Sunan Pandanaran, total peserta ujkanmencapai 336 siswa, disusul MAN 3 Sleman 241 siswa dan SMAN 1 Seyegan 227 siswa.
Selain itu Sukarjo juga turut mendampingi Bupati Sleman, Sri Purnomo melakukan pantauan UNBK di SMAN 1 Depok dan SMA Debrito. Bupati mengatakan dalam pantauannya pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Belum ada laporan kendala-kendala teknis maupin non teknis yang ia terima.
"Harapannya tidak ada trauble siswa bisa konsentrasi penuh dan mendapatkan nilai yang baik," katanya.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement




