Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Serap 650 Pekerja
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Warga menggunakan perahu untuk melintasi jalan yang terendam banjir luapan Sungai Batanghari di Muaro Kumpeh, Kumpeh Hulu, Muaro Jambi, Jambi, Kamis (16/3/2017)./Antara-Wahdi Septiawan
Memang air sudah masuk ke pemukiman, tapi belum dikategorikan siaga
Harianjogja.com, JAMBI-Warga di provinsi Jambi diminta waspada terhadap kemungkinan bencana banjir. Pasalnya, air Sungai Batanghari meningkat.
Ketinggian air Sungai Batanghari, Provinsi Jambi, pada Minggu (1/4/2018), meningkat drastis akibat tingginya curah hujan di sejumlah wilayah di provinsi itu sejak sepekan terakhir. Hal itu mengharuskan warga mewaspadai terjadinya banjir.
Petugas penjaga Pos Pintu Air Ancol Tanggo Rajo, Kota Jambi, Sahrudin di Jambi, Minggu, mengatakan air sungai terpanjang di Sumatra itu sempat surut pekan lalu, namun kini tinggi muka air Sungai Batanghari naik lagi.
"Saat ini ketinggian air yang terpantau di Pintu Air Ancol mencapai 12,90 meter, pekan lalu hanya 12,25 meter," katanya.
Sahrudin mengatakan debit air sungai mengalami peningkatan sejak pekan lalu. Penyebabnya intensitas hujan yang tinggi terutama di daerah hulu sungai. Warga di sekitar Sungai Batanghari pun diminta mewaspadai banjir.
Ketinggian air, katanya sudah di atas normal, sebab sebagian wilayah yang berada di pinggir sungai sudah digenangi air seperti di dua kecamatan di Seberang Kota Jambi. Namun kondisi itu, katanya, belum masuk kondisi siaga.
Menurut Sahrudin, jika kondisi air sudah mencapai 13,80 meter maka baru dikategorikan atau berstatus siaga III. Kemudian jika tinggi air 14,7 meter maka berstatus siaga II dan jika mencapai 14,87 meter maka masuk siaga I atau darurat.
"Sekarang memang air sudah masuk ke pemukiman, tapi belum dikategorikan siaga," kata Sahrudin.
Sementara itu Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Nurangesti mengatakan dari prakiraan BMKG, wilayah Provinsi Jambi masih berpotensi hujan hingga dua hari ke depan.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih akan terjadi di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Hujan berpotensi terjadi pada pagi, siang, malam dan dini hari," kata Nurangesti.
Sebab itu, katanya, BMKG mengimbau masyarakat Jambi untuk waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan akibat curah hujan tersebut. Salah satunya, terjadinya banjir di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari.
"Kemudian waspada terjadinya longsor di daerah-daerah rawan longsor dan angin kencang yang membuat pohon-pohon tumbang," katanya menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.