KISAH TRAGIS : Ngilu, Ibu Ini Kirim 2 Anaknya untuk Ledakan Diri

Seorang ibu melepaskan kedua putrinya untuk bunuh diri (YouTube)
22 Desember 2016 21:20 WIB Mediani Dyah Natalia News Share :

Kisah tragis mengenai seorang ibu yang mengirimkan dua putrinya melakukan bom bunuh diri.

Harianjogja.com, SURIAH -- Momen mengerikan terjadi di Suriah. Sebelum melepaskan dua putrinya untuk melakukan bom bunuh diri, ibu ini menciumi anak-anaknya. Peristiwa ini sempat direkam dan diunggah ke media sosial.

Mirror, Kamis (22/12/2016), menulis usia anak-anak tersebut, 7 dan 9 tahun. Sesaat setelah salam perpisahan, satu di antara putrinya meninggal karena meledakan diri di sebuah kantor polisi.

Dalam momen berbeda, anak-anak ini terlihat bersama dengan seorang pria berjenggot. Sementara di foto yang lain, seorang kameramen tengah melatih kedua gadis ini untuk menyerang.

Seorang perempuan bercadar yang diduga sebagai ibu kedua gadis ini, memeluk erat, mencium kepala dan tangan dengan penuh kasih di sebuah kamar yang hanya dihiasai sebuah bendera warna hitam dan putih.

Melalui sebuah video, pria berjenggot ini yang bertugas mencuci otak kedua gadis yang menggunakan topi wol dan syal.

Tak berapa lama, gadis berusia 7 tahun ini berjalan mendekati sebuah kantor polisi di Ibukota Suriah, Damaskus. Dengan tenang dia memohon izin menggunakan toilet.

Dia terbunuh dalam sebuah ledakan. Bom yang dipasang di tubuhnya diduga diledakan menggunakan remote. Ledakan ini merusak gedung kantor polisi.

Video ini dipercaya direkam secara berurutan dan dengan jeda waktu tak lama. Namun rekaman ini belum dapat diverifikasi. Kebenaran apakah gadis di video tersebut yang meninggal karena bom bunuh diri juga belum diketahui.

Harian Al-Watan melaporkan ledakan di sebuah kota yang sibuk, di dekat Suriah, Midan melukai tiga polisi.

Belum diketahui siapa dalang dibalik serangan ini, tetapi ada laporan yang menyebutkan ayah dari anak tersebut bekas anggota Jabhat Fateh al-Sham, atau biasa dikenal dengan nama al-Qaeda, yang berhubungan dengan Al-Nusra Front.

Foto-foto mengenai kantor polisi Damaskus sebelum dan sesudah ledakan bertebaran di media sosial. Dari foto itu, tampak bagian dalam gedung penuh dengan kotak dan mebel yang rusak. Sesaat setelah ledakan, tandu terlihat di sekitar lokasi.