Advertisement
KEKERASAN JOGJA : Ini Alasan Pelaku Aniaya PSK Online
Advertisement
Kekerasan Jogja dialami seorang warga Klaten yang bekerja sebagai PSK Online.
Harianjogja.com, JOGJA-Penganiayaan dialami seorang pekerja seks komersial (PSK) online berinisial LDW. Perempuan berusia 21 tahun ditemukan bersimbah darah di kamar salah satu hotel berbintang di Jalan Urip Sumoharjo, Jogja, Selasa (29/9/2015) petang. Korban asal Klaten, Jawa Tengah, itu dianiaya oleh teman kencannya.
Advertisement
Pelaku penganiayaan tersebut adalah Jeremy Gabriel Jacob, 20, warga Bekasi, Jawa Barat. Ia ditangkap polisi dan keamanan hotel saat akan melarikan diri dari kamar hotel. Saat ini pelaku mendekam di Markas Polsek Gondokusuman.
Kepala Polsek Gondokusuman, Ajun Komisaris Polisi Herry Suryanto menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, berawal dari informasi saksi pengunjung hotel yang tinggal di samping kamar korban. Saksi mendengar teriakan minta tolong di kamar 588, kemudian menghubungi resepsionis hotel.
Mendapat informasi tersebut, keamanan hotel dan kepolisian yang bertugas di pos polisi Jalan Urip Sumoharjo langsung mendatangi kamar 588. Namun, kondisi kamar dalam keadaan terkunci saat itu. Polisi pun berusaha mendobrak pintu kamar.
Saat dibuka polisi langsung menangkap pelaku yang mencoba melarikan diri.
"Sementara korban ditemukan terkapar dibawah tempat tidur dalam kondisi tak berpakaian [telanjang]," kata Herry.
Herry mengaku belum bisa mengungkap motif dari penganiayaan tersebut. Namun, dari keterangan pelaku penganiayaan, alasan penganiayaan itu karena pelaku tidak mendapatkan pelayanan maksimal dari korban. Pelaku sudah membayar korban Rp500.000 dari tarif Rp750.000 untuk satu jam.
"Tersinggung bagaimana masih kami dalami, karena korban belum bisa dimintai keterangan," ujarnya.
Ia menambahkan pelaku bukan kali ini saja menggunakan jasa korban. Sebelumnya pelaku juga sudah pernah kencan dengan korban di salah satu hotel di Babarsari, Depok, Sleman. Pelaku kenal dengan korban melalui twitter korban. Kemudian kemunikasi berlanjut melalui telepon selular yang diberikan korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement




