Lanud Adisutjipto Pasok 30 Penerbang Militer ke Seluruh Skuadron

Pesawat tempur Hawk MK-53 (kiri) dikawal empat pesawat T-50i Golden Eagle dalam upacara penyambutan penerbangan terakhir Hawk MK-53 di Lapangan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Kamis (12/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara - Sigid Kurniawan)
21 Mei 2015 14:20 WIB Sunartono News Share :

Lanud Adisutjipto memasok 30 penerbang militer yang dinyatakan lulus dalam sekolah penerbang

Harianjogja.com, SLEMAN - Wing Pendidikan Terbang Lanud Adisutjipto kembali memasok 30 penerbang militer yang dinyatakan lulus dalam Sekolah Penerbang Angkatan ke-87.

Elang muda TNI AU yang akan bertugas di seluruh skuadron di Indonesia itu telah diwisuda oleh Kepala Staff TNI AU Marsekal Agus Supriatna, Rabu (20/5/2015) di Lapangan Jupiter Lanud setempat.

Sebelumnya, Sekbang Angkatan ke-87 ini di buka oleh Komandan Komando Pendidikan TNI AU pada 31 Oktober 2013 melalui SK Dankodik Nomor 525/X/2013 dengan lama pendidikan 17 bulan.

Dari 30 penerbang yang telah diwisuda akan bertugas di seluruh skuadron di Indonesia. Dengan rincian 12 penerbang memperkuat skuadron tempur.

Kemudian 10 penerbang bertugas di skuadron angkut yang akan menjadi regenerasi pilot pesawat sejenis Cassa, CN dan C-130 milik TNI AU. Serta delapan diantaranya akan bertugas di skuadron heli.

"Mereka akan mengisi seluruh skuadron di Indonesia. Sampai saat ini kebutuhan penerbang cukup dan dapat dipenuhi," ungkap Kasau Marsekal Agus Supriatna di Lanud Adisutjipto, Rabu (20/5/2015).

Danlanud Adisutjitpo Marsma TNI Imran Baidirus menambahkan para penerbang tersebut telah dibekali dengan kemampuan yang mumpuni. Mereka telah melalui proses pendidikan bina kelas murni selama 2,5 bulan dilanjutkan belajar simulator di Skadik 104.

Setelah tahap itu dilewati melalui ujian yang ketat, pendidikan dilanjutkan denganĀ  terbang latih dasar di Skadik 101 selama 3,5 bulan. "Saat itu siswa baru mulai belajar bina terbang, menggunakan T-34 Charlie dan Grob," ujarnya.

Pendidikan lalu dilanjutkan dengan terbang latih lanjut dengan Pesawat T-34-Charle di Skadik 102 selama delapan bulan. Mereka juga dibekali kemampuan berkomunikasi dan kepribadian selama dua pekan.

Di angkatan 87 ini, Letda Pnb Asido Ezra Siagiaan menjadi lulusan terbaik. Ezra merupakan lulusan AAU tahun 2009. Ia adalah putra dari pasangan Edizon Siagian dengan ibu Laspita Cristina Hutagalung, warga jalan Tangkupan Perahu Perum Buana Permai Blok C Denpasar, Bali.