Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di sekitar lokasi penembakan mobil milik tokoh Amien Rais, Kamis (6/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)
Harianjogja.com, SLEMAN- Polda DIY memastikan belum akan melibatkan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror dalam pengungkapan http://www.harianjogja.com/baca/2014/11/06/penembakan-rumah-amien-rais-peluru-mengenai-bagian-belakang-mobil-550196">kasus penembakan mobil pribadi mantan Ketua MPR Amien Rais.
"Kami tidak ada rencana untuk melibatkan Densus 88, kami masih mengoptimalkan pengungkapan kasus tersebut oleh tim yang
dibentuk Polda DIY," kata Kapolda DIY Oerip Subagya, Selasa (11/11/2014).
Tidak adanya saksi mata pada saat kejadian, diakuinya menyulitkan dalam proses penyelidikan yang dilakukan untuk mengungkap kasus teror tersebut.
"Namun tim gabungan Polda DIY, Polres Sleman dan Polsek Depok Timur akan terus berupaya menggali terus informasi terkait kasus tersebut," ucapnya.
Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan jika sewaktu-waktu dibutuhkan keterlibatan Densus 88, Polda DIY akan memberikan ruang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Istana menegaskan Presiden Prabowo rutin mengevaluasi seluruh program kementerian dan lembaga sebagai bagian dari penguatan pengawasan serta pemberantasan korup
Noel minta maaf kepada Prabowo setelah divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi sertifikasi K3 dan gratifikasi Rp3,43 miliar.
KPK menduga perusahaan towing dipakai sebagai kedok menyamarkan dana hasil pemerasan KITAS dan KITAP yang menyeret pejabat Imigrasi.
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Pelantikan Kepala BGN Nanik S. Deyang dijadwalkan pekan depan. Istana meminta fokus membenahi Program Makan Bergizi Gratis.