Advertisement

KASUS CEBONGAN : KSAD Sebut Bukan Soal Teleconference Tapi Kepercayaan

Redaksi Solopos
Sabtu, 22 Juni 2013 - 05:00 WIB
Maya Herawati
KASUS CEBONGAN : KSAD Sebut Bukan Soal Teleconference Tapi Kepercayaan

Advertisement

[caption id="attachment_418473" align="alignleft" width="297"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=418473" rel="attachment wp-att-418473">http://images.harianjogja.com/2013/06/hakim-ilustrasi-reuters5.jpg" alt="" width="297" height="223" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]

JAKARTA-Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Moeldoko memastikan proses peradilan kasus Cebongan akan aman. Dia juga meminta semua pihak untuk saling percaya, termasuk menjamin saksi-saksi dalam persidangan.

Advertisement

"Menurut saya bukan teleconferce yang saya lihat, kita ini trust [Kepercayaan] lah kita perlu wujudkan, jangan di antara kita saling enggak percaya gituloh, wong sidangnya enggak ada apa-apa," kata Moeldoko, di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Ia menambahkan, dalam kasus Cebongan tidak ada tekanan atau intervensi yang dilakukan TNI AD kepada siapapun. Oleh karena itu, TNI AD tidak menempatkan perajuritnya dalam jumlah banyak saat menjaga.

"Saya menghindari jangan sampai nanti banyak TNI yang mengamankan di sana terus kesannya wah, sengaja memang semaksimal mungkin tidak banyak perajurit teribat disitu karena kesannya nanti secara tidak langsung menjadi tekanan," paparnya.

Sebanyak 12 Prajurit TNI dari kesatuan Kopasus menjalani persidangan terdakwa. Serda Ucok Tigor Simbolon, Serda Sugeng Sumaryanto dan Koptu Kodik didakwa melakukan pembunuhan secara bersama-sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Serapan Gabah DIY Tembus Seratus Ribu Ton, Stok Beras Menguat

Serapan Gabah DIY Tembus Seratus Ribu Ton, Stok Beras Menguat

Jogja
| Rabu, 15 April 2026, 14:47 WIB

Advertisement

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Wisata
| Selasa, 14 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement