Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
http://images.harianjogja.com/2013/03/Kebakaran-Setneg3-370x245.jpg" alt="" width="370" height="245" />JAKARTA—Sekretariat Negara tidak bisa memastikan berfungsinya alarm kebakaran di Gedung Utama Sekretariat Negara.
Sekretaris Menteri Sekretaris Negara Lambok V. Nahattands mengelak untuk menegaskan bahwa tanda bahaya kebakaran berbunyi setelah api muncul di lantai 3 gedung yang berposisi tepat di sebelah Istana Negara tersebut.
Kronologis kejadian yang dia ceritakan menggambarkan bahwa pekerja di Gedung Utama Sekretariat Negara baru menyadari kebakaran di lantai 3 setelah asap masuk ke lantai 2, bukan karena bunyi alarm.
“Karena kosong, terasa ada asap ke bawah [lantai 2]. Begitu ada bau asap, dari UKD [Unit Keamanan Dalam] lari ke atas,” katanya dalam jumpa pers di Gedung I Sekretariat Negara, Jumat (22/3/2013).
Para staf di Gedung Utama, lanjutnya, berusaha memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran yang tersedia tetapi gagal karena api sudah terlanjut besar dan asap sudah memenuhi seluruh ruangan.
“Jam 5 itu karyawan sudah pada pulang, cuma beberapa orang,” jelasnya menjawab pertanyaan kenapa tim UKD bereaksi setelah asap masuk ke lantai 2, bukan setelah alarm kebakaran yang seharusnya berbunyi karena asap yang terdeteksi.
Lambok juga tidak bisa memastikan kapan pemeriksaan kelengkapan sistem peringatan dan pemadam kebakaran di Gedung Utama terakhir kali diperiksa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.