Pasal Penghinaan Presiden, Rieke: Kritik Bukan Tindak Pidana
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Presiden Joko Widodo menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Hambalang, Bogor./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai pertemuan Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dengan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang tak kunjung terwujud bukan menandakan Prabowo menerima kekalahan.
Ferdinand bingung mengapa itikad baik tersebut sulit diwujudkan. Padahal menurutnya tidak ada yang salah bila melihat pertemuan itu bisa dilakukan.
"Memangnya kalau Prabowo dengan Jokowi itu bertemu, apakah artinya Prabowo kalah? Kan tidak demikian. Jadi apa yang salah dengan pertemuan itu?," cuit Ferdinand di akun Twitternya @Ferdinand_Haean2 pada Selasa (28/5/2019).
Ferdinand kemudian melemparkan kebingungannya melihat ada pihak yang mengharamkan sebuah silahturahmi. Hal itu diungkapkan lantaran menurutnya sebuah pertemuan tersebut tidak akan mengubah perjuangan masing-masing.
"Kenapa orang jaman sekarang jadi mengharamkan silaturahmi? Bukankah perjuangan tetap bisa diteruskan meski bertemu?," katanya.
Pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo usai Pemilu 2019 belum menemukan titik terang. Prabowo sempat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla secara diam-diam. Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno membenarkan pertemuan itu.
Dalam pertemuan kedua tokoh itu, Sandiaga mengatakan banyak hal yang dibicarakan termasuk soal aksi damai dan kerusuhan 22 Mei.
Sandiaga menjelaskan, Prabowo memastikan kepada JK bakal menempuh jalan konstitusional. Prabowo menemui JK yang merupakan pejabat negara, juga termasuk dalam jalur tersebut.
"Tentunya itu adalah bagian komunikasi politik. Pak Prabowo menyampaikan ini langkah yang akan ditempuh sesuai undang-undang, sesuai tahapan konstitusi," ujar Sandiaga usai salat Jumat di Masjid At Taqwa, Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI
Target droping air bersih BPBD Gunungkidul turun menjadi 800 tangki akibat efisiensi anggaran dan kenaikan BBM non-subsidi.