Sandiaga: Desa Wisata Bakal Jadi Winner
Kunjungan di Desa-desa Wisata naik sebesar 30 persen pada masa pandemi di saat sektor pariwisata lainnya mengalami kontraksi.
Ilustrasi kebakaran/ANTARA-Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, JAKARTA--Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) dalam bentuk nontunai dengan total lebih dari Rp2 miliar kepada korban kebakaran di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
Kebakaran yang terjadi pada 26 Februari 2019 dan 17 Maret 2019 lalu, mengakibatkan 240 rumah mengalami kerusakan. Drngan kategori kerusakan rusak ringan sebanyak 39 rumah, kerusakan sedang sebanyak 15 rumah, dan kerusakan berat sebanyak 186 rumah.
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengatakan bantuan tersebut merupakan komitmen Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran awal Maret lalu.
Setelah melalui proses pendataan, verifikasi dan validasi maka warga Krukut dapat menerima bantuan bahan bangunan rumah.
"Bantuan diberikan secara non tunai sehingga dapat tepat jumlah, tepat administrasi, tepat waktu. Kali ini kami bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai bank penyalur," tutur Dirjen, dalam rilis yang diterima Bisnis, Selasa (28/5/2019).
Adapun besaran bantuan yang diberikan melalui rekening para korban, didasarkan pada tingkat kerusakan rumah.
Untuk Rumah yang mengalami kerusakan ringan akan mendapat bantuan sebesar Rp2,5 juta, kerusakan sedang mendapat bantuan Rp5 juta, dan kerusakan berat mendapat bantuan Rp10 juta.
Dengan total keseluruhan bantuan mencapai Rp2 miliar.
Sementara itu, di temui setelah mencairkan bantuan, Sri Hariyati (59) mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan bahan bangunan rumah. Perempuan yang tinggal di Krukut sejak tahun 1943 ini mengaku sangat terpukul karena rumahnya hangus terbakar tak bersisa.
Bantuan sebesar Rp10 juta menurut Sri sangat bermanfaat untuk membangun kembali rumahnya dan membangun harapan baru yakni berdagang gado-gado seperti sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kunjungan di Desa-desa Wisata naik sebesar 30 persen pada masa pandemi di saat sektor pariwisata lainnya mengalami kontraksi.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.