Investasi Bodong Terbongkar! Satgas PASTI Hentikan CANTVR & YUDIA
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Petugas menunjuk ambulans yang diduga disalahgunakan untuk membawa batu dalam kericuhan aksi 22 Mei. Ambulans tersebut menjadi alat bukti dan berada di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/5/2019)./Antara-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menduga ada rekayasa dalam persoalan ambulans Partai Gerindra yang ketahuan membawa batu dan senjata tajam saat kerusuhan 22 Mei.
Pasalnya, kata Fadli, tim medis yang berada dalam ambulans tersebut sempat diminta untuk keluar dari mobil oleh aparat keamanan, sebelum ditangkap.
Fadli mengatakan, ambulans yang diketahui berisi batu saat kerusuhan di depan kantor Bawaslu itu berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Menurut Fadli, ambulans DPC Partai Gerindra Tasikmalaya itu tertinggal dari rombongan tiga ambulans lain dan dihentikan oleh polisi.
“Ambulans ini kan ada yang tertinggal begitu ya, ambulans dari Tasikmalaya ini kemudian dihentikan oleh aparat,” ujar Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).
Setelah dihentikan, kader Gerindra dalam ambulans tersebut diperlakukan tidak baik oleh aparat. Tim medis dalam ambulans itu juga diminta untuk keluar.
Setelah itu, menurut Fadli, ambulans itu didadapati sudah berisi batu, senjata tajam, uang dan logistik lainnya.
“Mereka diperlakukan kurang bersahabat, padahal mereka ini tim medis. Nah, menurut keterangan teman-teman, dihentikanlah ambulans itu, kemudian para penumpangnya disuruh keluar. Kemudian ada batu di dalamnya,” kata Fadli.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyebarkan video detik-detik ambulans milik Partai Gerindra memberikan uang ke para pendemo kerusuhan 22 Meidi kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tepatnya di depan kantor Bawaslu RI.
Rekaman video itu diambil dari CCTV Bali Tower. Tampak kerumuman massa berbaju putih berkumpul mengitari mobil putih belogo Gerindra itu.
“22 Mei 2019, pukul 01.57 WIB. Pemberian Amplop uang pada perusuh,” tulis @TMCpoldametro dalam instastorynya, Sabtu (25/5/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.