Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Istri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, BANJARMASIN--Mantan Ibu Negara Hj Sinta Nuriyah Wahid berpendapat persatuan dan kesatuan bangsa merupakan pilar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Karena itu, mari kita rajut atau perkokoh persatuan dan kesatuan," ujar Sinta dalam acara sahur bersama mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Rudy Ariffin dan jurnalis, di Banjarbaru, Minggu (26/5/2019) dini hari.
"Karenanya mari betul-betul kita hayati dan maknai secara positif Bhinneka Tunggal Ika itu sebagai perajut kerukunan anak bangsa untuk memperkuat NKRI," ujar Sinta, di Grand Dafam Hotel-Q Mall Banjarbaru.
Sinta mengaku, risau terhadap situasi dan kondisi kenegaraan serta pemerintahan belakangan ini. Pasalnya, menurut dia, virus-virus kebencian dan hoaks tidak pernah hilang, dan harus melawan atau menghadapi itu semua dengan mempertebal iman.
"Upaya mempertebal iman tersebut antara lain dengan cara melaksanakan puasa sesuai tuntunan Islam, bukan asal puasa tetapi tidak mendapat nilai apa-apa kecuali lapar dan haus," katanya.
Mantan Gubernur Kalsel dan Ketua PPP provinsi tersebut dua periode H Rudy Ariffin dalam sambutannya menyatakan, dirinya akan terus menjalin silaturahmi dengan wartawan atau jurnalis. Pasalnya, menurut Rudy Ariffin yang juga mantan Bupati Banjar, Kalsel dua periode itu, wartawan merupakan teman dalam melaksanakan pembangunan dan tugas-tugas pemerintahan.
"Karenanya kami menganggap keberadaan wartawan tidak pernah merecoki. Bahkan kritik wartawan sebagai masukan buat perbaikan dan peningkatan pembangunan serta tugas-tugas pemerintahan ke depan," katanya.
Sahur bersama dengan mantan Ibu Negara Sinta Nuriyah tersebut, diikuti pula anggota DPR RI dua periode asal Daerah Pemilihan Kalsel HM Aditya Mufti Ariffin yang juga Ketua PPP Provinsi Kalsel yang memiliki 13 kabupaten/kota itu.
Pada puasa Ramadan lalu, mantan Ibu Negara Sinta Nuriyah juga melaksanakan sahur keliling Indonesia bersama masyarakat setempat, dan pada kesempatan kali ini (1440 Hijriah) melaksanakan sahur bersama di Kota Idaman Banjarbaru (35 kilometer utara Banjarmasin).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.