Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Ilustrasi bioskop./Solopos-Burhan Aris Nugraha
Harianjogja.com, LONDON--Film Keluarga Cemara berhasil mencuri perhatian penonton setelah berhasil menguras emosi penonton karena telah menyajikan nilai-nilai keluarga yang secara tradisional ada di Indonesia.
Dalam perhelatan ASEAN Film Festival, KBRI London menghadirkan film Keluarga Cemara dalam sesi screening film Keluarga Cemara mendapat sambutan yang positif dari penonton yang terdiri dari kalangan umum, tamu undangan ASEAN London Committee (ALC) dan staf kedutaan besar negara-negara ASEAN di Inggris yang ditayangkan di SOAS University, London, Kamis malam (23/5/2019)
Pensosbud KBRI London Juliartha Nugrahaeny Pardede kepada Antara London, Jumat (24/5/2019) menyebutkan dalam sesi after screening discussion, Hana A. Satriyo, istri Dubes RI London yang notabene sebagai pemerhati masalah-masalah sosial dan Eric Sasono dari Indonesian Film Society bertindak sebagai nara sumber dan Ben Murtagh dari SOAS bertindak sebagai moderator.
Hana A Satriyo menyampaikan bahwa Keluarga Cemara merupakan film nostalgia yang sukses menyajikan genre film keluarga yang memadukan drama, komedi dan kelucuan yang menampilkan problematika keluarga yang dekat dengan masyarakat Indonesia dan ASEAN pada umumnya. Kombinasi yang harmonis tersebut telah berhasil membuat penonton larut dalam film.
Sementara itu Eric Sasono memiliki pendapat yang serupa dengan Ibu Hana Satriyo dan menambahkan bahwa film Keluarga Cemara telah berhasil menunjukkan adanya perubahan nilai-nilai keluarga di industri perfilman Indonesia.
Film Keluarga Cemara menampilkan secara apik tradisi keluarga Indonesia dalam proses pengambilan keputusan dalam keluarga yang umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, Ben Murtagh menyimpulkan bahwa Keluarga Cemara merupakan film yang sangat komplit dalam menyajikan drama dan komedi yang juga didukung oleh sisi musikal dan tarian yang indah sehingga Keluarga Cemara menjadi film yang sangat menarik dan mudah dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.
Pemutaran film Keluarga Cemara dalam ASEAN Film Festival diharapkan dapat memberikan sudut pandang baru bagi insan film di Inggris mengenai perkembangan industri perfilman di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.