Haedar Nashir: Pendidikan Bukan Alat Kekuasaan atau Ladang Uang
Haedar Nashir menegaskan pendidikan bukan alat kekuasaan atau ekonomi. Ia dorong reorientasi kebijakan demi masa depan bangsa.
Ustaz Arifin Ilham. /Ist- Instagram @alvin_411
Harianjogja.com, JOGJA--Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia di Malaysia karena mengidap kanker nasofaring dan kanker kelenjar getah bening, Rabu (22/5/2019).
Kanker nasofaring yang diderita Ustaz Arifin Ilham memang termasuk penyakit langka yang cukup mematikan.
Ahli gizi dari Rumah Sakit Kanker Modern Guangzhou, dilansir dari asiancancer.com, mengatakan penderita maupun orang yang berisiko tinggi kanker nasofaring harus memperhatikan pola makannya.
Kebiasaan makan mereka sangat berpengaruh dalam tingginya risiko maupun suksesnya pengobatan kanker nasofaring.
Ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi dan ada pula makanan yang sangat baik untuk mengobati serta menurunkan risiko kanker nasofaring.
Makanan yang Dilarang
Orang yang berisiko maupun penderita kanker nasofaring sangat tidak dianjurkan mengonsumsi makanan olahan, seperti daging asap, ikan, dan lainnya.
Sebab, makanan olahan ini mengandung nitrit yang merupakan zat kankerogenik dan bisa memperburuk penyakit kanker nasofaring.
Makanan yang Diperbolehkan
Penderita maupun orang berisiko tinggi kanker nasofaring harus lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah segar yang mengandung banyak vitamin A, C dan E.
Menurut penelitian terbaru, vitamin memiliki efek antioksidan untuk menghilangkan radikal bebas, menghambat pembentukan nitrosamin dan sel kanker serta meningkatkan kekebalan tubuh.
Adapun jenis sayur dan buah yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi antara lain bayam, brokoli, kembang kol, jeruk, apel dan anggur yang dipercaya mampu memaksimalkan pengobatan kanker nasofaring.
Penderita kanker nasofaring juga harus mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi, seperti ayam, telur, kacang-kacangan, dan lainnya.
Asupan protein yang cukup tidak hanya membantu penderita kanker nasofaring cepat pulih, tetapi juga meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan kanker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Haedar Nashir menegaskan pendidikan bukan alat kekuasaan atau ekonomi. Ia dorong reorientasi kebijakan demi masa depan bangsa.
Polres Bantul menangkap buruh harian di Imogiri yang diduga menyimpan 33 butir alprazolam tanpa izin. Kasus masih dikembangkan.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Rute Trans Jogja 2026 terbaru lengkap beserta tarif resmi. Cek jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan Malioboro, Bandara, Prambanan, hingga Bantul.
Simak cara tukar uang rusak di Bank Indonesia melalui PINTAR BI, lengkap dengan syarat, jadwal layanan, dan ketentuan penggantian.
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.