Utang Luar Negeri Indonesia Melambat, Rasio terhadap PDB Turun
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
Massa melakukan perlawanan ke arah petugas di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (21/5/2019). /Ist-Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA--Kerusuhan yang terjadi di sekitaran kantor Bawaslu RI menyisakan banyak sekali sampah. Terutama puing-puing dan batu memenuhi Jalan MH Thamrin, tepat di depan Bawaslu dan Sarinah. Puing dan batu itu merupakan benda yang dilemparkan oleh massa perusuh ke arah barikade polisi.
Dikutip Suara.com, selain puing dan batu, terdapat juga selongsong bekas petasan serta gas air mata yang berserakan di Jalan MH Thamrin.
Ada juga satu unit motor bernopol depan AE yang turut menjadi korban dalam kericuhan dari malam hingga dini hari. Posisi motor itu berada di Jalan MH Thamrin depan Sarinah yang mengarah ke Bundaran HI dengan kondisi terbalik dan mengalami kerusakan.
Sampah bekas sisa makanan dan minuman juga masih berserakan di Jalan MH Thamrin. Sampai dengan pukul 05.50 WIB, persimpangan Jalan MH Thamrin - Jalan Wahid Hasyim menuju ke Bundaran HI atau sebaliknya masih ditutup.
Sejumlah petugas tengah melakukan pembersihan di Jalan MH Thamrin yang sebelumnya juga digunakan sebagai tempat beristirahat aparat TNI dan Polri serta awak media yang bertugas.
Sebelumnya diberitakan, massa aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, bentrok dengan aparat kepolisian, setelah selesai salat berjemaah, Rabu (22/5/2019) malam.
Bentrokan dipicu oleh sekelompok orang dari arah Jalan Abdul Moeis melempari polisi memakai botol air mineral. Setelah itu, bentrok terjadi, aparat membalas melempari massa memakai botol air mineral. Massa lantas melempari polisi memakai kembang api. Tak hanya itu, pendemo juga melemparkan bambudan batu.
Polisi menyerukan para pendemo 22 Mei berhenti untuk melemparkan benda. Massa diminta untuk mundur dan bubarkan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.