Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 ke Pantai Selatan, Tarif Mulai Rp12.000
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, dan Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, rute langsung tanpa transit.
Direktur Berlico Mulia Farma Irwan Hidayat secara simbolis menyerahkan santunan total Rp200 juta kepada 1000 dhuafa di Kota Jogja, Jumat (17/5/2019)./Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 1.000 orang dhuafa di Kota Jogja menerima santunan dari PT Berlico Mulia Farma. Total nilai santunan yang diberikan sebanyak Rp200 juta.
Pemberian santunan dilakukan oleh Berlico Mulia Farma (anak perusahaan Sido Muncul) dengan menggandeng Pemkot Jogja. Secara simbolis santunan diserahkan oleh Direktur Berlico Farma Irwan Hidayat kepada Walikota Jogja Haryadi Suyuti di Gedung Graha Pandawa Balaikota Jogja, pada Jumat (17/5/2019).
Selain kepada, lansia dhuafa, santunan juga diberikan kepada buruh gendong dan juga petugas Linmas yang berasal dari 14 kecamatan di kota gudeg ini. Selain diisi dengan pengajian, kegiatan tersebut dimeriahkan dengan artis Donny Kesuma selaku pembawa acara. Irwan juga memberikan kenang-kenangan kepada Haryadi.
"Santunan bagi 1.000 kaum dhuafa ini merupakan rangkaian kegiatan CSR dari Berlico Farma sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Apalagi dalam bulan Ramadan ini, sudah sepantasnya kita saling berbagi. Kami harap, melalui santunan ini bisa bermanfaat dan membantu sebagian kecil kebutuhan mereka terutama dalam menyambut Hari Raya,” jelas Irwan.
Irwan menambahkan selain santunan bagi dhuafa, pada awal tahun Berlico Farma juga memberikan bantuan bagi penderita hydrocephalus di Semarang dan Bantuan Rumah Singgah bagi penderita kanker di Jogja. Tahun ini, Berlico Farma akan fokus melaksanakan kegiatan sosial, seperti Operasi Katarak Gratis dan Operasi Bibir Sumbing Gratis.
Irwan bersyukur dapat berbagi rezeki dengan para dhuafa. Dia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban dan membantu ibu-ibu semua dalam menyambut Hari Raya. "Ini tidak terlepas dari wasiat terakhir ibu saya untuk selalu membantu para lansia. Setelah di Jogja, tanggal 24 Mei di Semarang," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara birokrasi dan korporasi. Salah satunya untuk mengentaskan masalah kemiskinan. Warga juga diminta meneladani sosok Irwan dan ibunya yang inspiratif.
"Keikhlasan pak Irwan untuk memberi patut dicontoh. Bagaimanapun, memberi itu lebih besar pahalanya dari pada yang menerima," katanya.
Haryadi berharap, masyarakat juga ikut bersemangat untuk saling berbagi dengan apa yang dimilikinya saat ini. Semangat inilah yang akan menjadi modal kuat bagi masyarakat.
"Kalau tahun ini sudah menerima [santunan], tahun depan ya [diharapkan] tidak ke sini lagi. Artinya, mereka sudah bisa memberdayakan diri dan memilih untuk berbagi," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, dan Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, rute langsung tanpa transit.
Mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman SNI dan mendorong lulusan memiliki sertifikat kompetensi agar siap bersaing di dunia kerja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Said Iqbal mengusulkan penghapusan pajak JHT, THR, dana pensiun, dan pesangon kepada Menteri Keuangan demi meningkatkan kesejahteraan buruh.
PM India Narendra Modi berjanji kembali ke Indonesia sebelum 2029 untuk meresmikan Candi Prambanan setelah restorasi bersama rampung.
Pemkab Kulonprogo menggabungkan Disdag dan DisperinkopUKM mulai Januari 2027 demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan.