Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JAKARTA- Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hadar Nafis Gumay menilai Pemilu 2019 terombang-ambing lantaran tuduhan kecurangan dan saling klaim kemenangan pemilu presiden oleh kedua kubu pasangan calon.
"Kalau betul ada pelanggaran segera sampaikan kepada Bawaslu untuk memprosesnya. Sayang juga pemilu yang kita laksanakan terombang-ambing karena tuduhan dan klaim saja. Bukti sangat penting untuk memastikannya," kata Hadar, dalam seri diskusi XXVI Merawat keIndonesiaan, di Plaza Central, Jakarta, Sabtu (11/5/2019).
Menurut Hadar, kubu pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno harus menunjukkan bukti-bukti yang konkret dan kuat bila memang terjadi kecurangan Pemilu 2019 ini.
Para peserta pemilu juga harus memastikan suara rakyat tidak boleh diotak-atik karena rakyat sudah menentukan suara saat pencoblosan.
"Kalau ada yang mengubah, maka itu merupakan pelanggaran serius. Dalam UU Pemilu tindakan tersebut merupakan pidana. Bahkan, kalau memang benar terjadi kecurangan secara terstruktur, sistametis dan masif (TSM) bisa dibatalkan. Tapi, harus ada bukti-buktinya," katanya lagi.
Hadar yang mengaku mengenal komisioner KPU saat ini bahwa komisioner KPU tidak akan merusak kerjaannya sendiri dengan melakukan kecurangan-kecurangan.
"Mungkin yang terjadi adalah kekurangan sana sini dan kurang profesionalnya anggota KPU," ujarnya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.
Karhutla di TNBTS mulai terkendali. Api aktif sudah tidak ditemukan, tetapi petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah bara kembali menyala.