Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan), Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kiri) dan Komandan Kogasma DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) berfoto bersama sebelum melakukan petemuan di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018)./ANTARA-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JAKARTA--Pengurus Partai Demokrat tidak terima tuduhan yang dilayangkan pada Ketua Umum Partai Demorkat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Belum lama ini, Mayjen (purn) Kivlan Zen menuduh SBY licik karena tidak mau ada jenderal selain dirinya yang jadi presiden.
Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan bahwa dia ditunjuk Yudhoyono (SBY) untuk jadi garda terdepan memenangkan Prabowo-Sandi.
“Dan Demokrat selama tujuh bulan ini \'berdarah-darah\' memenangkan Prabowo-Sandi. Sedang Kivlan ini saya tidak tahu entah di mana posisinya,” katanya melalui pesan instan, Jumat (10/5/2019).
Jansen heran Kivlan tiba-tiba muncul setelah pemilu hampir selesai, lalu sok jadi pahlawan dan paling jago. Oleh karena itu, publik diminta tidak usah mendengar perkataannya.
“Kalau SBY tidak ingin Prabowo jadi Presiden, tidak mungkin rekomendasi Partai Demokrat yang ditandatangi SBY sendiri diberikan ke Prabowo. Dan berkali-kali Prabowo jumpa dengan SBY dan kami kader Partai Demokrat ini dikirimkan oleh Pak SBY untuk berjuang memenangkan Prabowo,” jelasnya.
Sebelumnya Kivlan menyebut kader Demokrat adalah orang yang tidak jelas komitmennya. Itu termasuk SBY karena tak mau Prabowo jadi presiden. Kivlan mengetahui sifat juniornya itu sejak lama di dunia militer.
“Dia [SBY] tak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden. Dia ingin dirinya sendiri dan dia orangnya licik. saya yang mendidik dia,” ucapnya, Kamis (9/5/2019).
Pernyataannya ini menanggapi status Andi yang mengklaim Demokrat ingin menyelamatkan Prabowo dari perangkap sesat setan gundul yang memberi informasi sesat soal angka kemenangan 62%.
Bahkan, dalam cuitan beruntun tersebut, Andi menyebut sikap Demokrat akan tegas keluar dari koalisi apabila Prabowo lebih mendengarkan setan gundul daripada parpol koalisi. Terlebih apabila benar-benar menggalang people power berbasis hoaks kemenangan 62%.
“Partai Demokrat hanya ingin melanjutkan koalisi dengan Gerindra, PAN, PKS, Berkarya dan Rakyat. Jika Pak Prabowo lebih memilih mensubordinasikan koalisi dengan kelompok setan gundul, Partai Demokrat akan memilih jalan sendiri yg tidak hianati rakyat,” tulisnya, Senin (6/5/2019).
*Berita ini telah dikoreksi pukul 02.00 WIB karena ada kesalahan judul, sebelumnya berjudul Tak Terima Dituduh Licik, Demokrat Sebut Sudah Berdarah-Darah Dukung Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.