Pemerintah Persilakan MBG Dikritik, Evaluasi Terus Dilakukan
Bakom RI membuka ruang kritik terhadap program MBG. Pemerintah menguji konsep prasmanan di 66 SPPG di 10 provinsi untuk memperbaiki layanan.
Neno Warisman. /Okezone-Herman Aminuddin
Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo–Sandiaga, Neno Warisman, menyampaikan bahwa doa seperti yang diucapkan saat Munajat 212 di Monas sudah biasa ia bacakan. Doa yang sempat menjadi perbincangan publik tersebut dinilai mengancam Tuhan.
Ia mengatakan, doa tersebut adalah doa yang sering ia bacakan setiap hari. Hal tersebut dinyatakan Neno dalam acara Tadabbur Spesial Ramadhan yang bertajuk Ayat Suci Untuk Konstitusi, Senin (6/5/2019).
Karenanya, Neno menyanyangkan dirinya yang hanya berdoa justru dipermasalahkan oleh banyak pihak. Sebab, dalam doa tersebut, Neno mengakui meminta agar Indonesia diberikan pemimpin yang sayang kepada rakyatnya.
"Bagaimana negeri ini, orang berdoa kok jadi masalah? Ini doa saya setiap hari. Ya tak setiap hari, tapi yang sering saya minta kepada Allah SWT, ya Allah berikan pemimpin yang sayang kepada kami," ujar Neno di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan.
Menurut Neno, dirinya yang justru dipermasalahkan hingga dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Menurut Neno, sesuai pembukaan UUD 1945 alinea pertama, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Ia mengakui, kemerdekaan berpendapat di Indonesia masih ada, tapi dipakai oleh rakyat meski ketakutan.
"Kita adalah bagian dari yang berhak atas kemerdekaan itu. Ya kalau kita sekarang ini masih ada kemerdekaan, walaupun ada ketakutan," jelas Neno.
Untuk diketahui, acara Tadabbur Spesial Ramadhan yang bertajuk Ayat Suci Untuk Konstitusi juga dihadiri Panitia Pengarah Ijtimak Ulama III, Ustaz Bachtiar Nasir.
Selain itu, diikuti pula oleh ahli hukum tata negara, Irman Putra Sidin. Acara yang bertujuan membedah nilai-nilai pembukaan UUD 1945 ini dimoderatori oleh Dedi Gumelar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Bakom RI membuka ruang kritik terhadap program MBG. Pemerintah menguji konsep prasmanan di 66 SPPG di 10 provinsi untuk memperbaiki layanan.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp8 miliar untuk sanitasi permukiman, dengan target layanan aman bagi sekitar 600 KK setiap tahun.
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.
Suahasil Nazara melantik dan mengangkat lima pejabat eselon I Kemenkeu pada 23 Oktober 2026, termasuk Sekjen dan Dirjen Perbendaharaan.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Kapolri Suyudi Ario Seto mengapresiasi kebijakan Bobby Nasution yang melarang ASN di Sumut menggunakan vape untuk mencegah penyalahgunaan narkotika.