Awal Ramadan PBB Minta Jeda Kemanusiaan di Pertempuran Libya

Newswire
Newswire Senin, 06 Mei 2019 12:37 WIB
Awal Ramadan PBB Minta Jeda Kemanusiaan di Pertempuran Libya

Seorang bocah terlihat di puing-puing bangunan yang rusak di Douma, Ghouta Timur, di Damaskus, Suriah 21 Maret 2018./Reuters

Harianjogja.com, TRIPOLI--Perserikatan Bangsa-Bangsa, Minggu, mendesak adanya jeda kemanusiaan selama sepekan di Liby. Di mana, lokasi pasukan setia terhadap komandan militer Khalifa Haftar melancarkan serangan untuk mengambilalih Tripoli selama empat pekan.

Dalam pernyataan, Misi PBB di Libya (UNSMIL) mendesak agar pihak yang bertikai memberlakukan jeda kemanusiaan mulai Senin pukul 0400 waktu setempat, bertepatan dengan diawalinya ibadah puasa Ramadan.

"UNSMIL menyeru semua pihak agar memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan dan memastikan kebebasan warga sipil selama \'jeda kemanusiaan\'," kata UNSMIL.

Tak ada komentar baik dari pasukan Tentara Nasional Libya (LNA) pimpinan Haftar maupun pemerintah yang diakui internasional di ibu kota.

Penembakan Artileri pada Minggu dapat terdengar dari pinggiran selatan, tempat pasukan LNA berupaya menerobos pertahanan pasukan Tripoli. Pertempuran di Libya menyebabkan sekitar 50.000 orang kehilangan tempat tinggal mereka, kata PBB.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online