TKN Jokowi-Ma'ruf Anggap Petugas KPPS yang Meninggal Saat Bertugas Mati Syahid

Newswire
Newswire Sabtu, 27 April 2019 05:17 WIB
 TKN Jokowi-Ma'ruf Anggap Petugas KPPS yang Meninggal Saat Bertugas Mati Syahid

Suasana pencoblosan di TPS 28./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono

Harianjogja.com, CIREBON - Pemilu 2019 menimbulkan banyak korban dari penyelenggara. Direktur Relawan TKN Jokowi-Amin, Maman Imanulhaq mengatakan, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia saat bertugas mengawal demokrasi sebagai syahid yang dijamin masuk surga.

"Mereka yang meninggal itu syahid karena berjuang dengan keras dan ikhlas mengawal demokrasi agar berjalan aman, transparan, serta adil," kata Kang Maman, sapaan akrabnya, di Cirebon, Jumat (27/4/2019).

Menurut Kang Maman, para anggota KPPS hanya menginginkan proses yang baik menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang dapat mewujudkan kesejahteraan serta keadilan bagi masyarakat.

Dari data KPU per Kamis (25/4) pukul 18.00 WIB, anggota KPPS yang meninggal dunia bertambah menjadi 225, selain itu sebanyak 1.470 lainnya dilaporkan sakit.

Kang Maman melanjutkan bahwa semua relawan Jokowi-Amin merasa prihatin dengan banyaknya anggota KPPS yang tertimpa musibah, baik wafat maupun sakit.

"Kami sangat prihatin dan mendoakan agar mereka dapat rahmat dan maghfirah Allah. Dengan adanya 1.695 petugas KPPS yang terkena musibah adalah jumlah yang sangat besar," tuturnya.

Politikus PKB itu juga mendorong agar Pemerintah memberi santunan dan perhatian kepada keluarga mereka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online