Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi./JIBI-Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja punya sejarah panjangsebagai penjaga kebinekaan Indonesia. Beragam suku dan budaya yang membaur di Kota Gudeg seharusnya menjadikan Jogja lebih bijak menyikapi politik praktis yang sedang berlangsung. Setelah pemilu, yang harus dibicarakan adalah hajat hidup orang banyak, bukan perkubuan seperti saat ini.
Gagasan ini disampaikan dalam Maklumat Rakyat Jogja, di STPMD-APMD, Muja Muju, Senin (15/4/2019). Pemilu lima tahunan ini semestinya dimaknai sebagai pembelajaran yang mendewasakan dan menyenangkan bagi rakyat, bukannya memecah belah.
Guru Besar Fisipol UGM Purwo Santosa mengatakan tidak ada perbedaan secara ideologis antara kedua pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden. Menurut dia, kedua paslon hanya berbeda sifat, yang satu militer dan yang lain praktisi. “Ini sangat wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.”
Ia berpendapat masyarakat hari ini terjebak dalam kontestasi, padahal dalam demokrasi, bukan itu tujuannya. Ia berharap kearifan masyarakat sebagai warga negara bisa mengendalikan partai politik dan bukan bukan sebaliknya.
Ketua STPMD-APMD, Sutoro Eko, menyampaikan masyarakat harus kembali pada nilai-nilai Pancasila, terutama sila keempat.
Keterbelahan masyarakat cukup terjadi saat menjelang pemilu. Setelah pemilu, rakyat harus kembali bersatu dengan orientasi Indonesia, bukan lagi pada kubu masing-masing. “Membicarakan hajat hidup orang banyak, bukan dengan cara cebong atau kampret,” ujar dia.
Tiga poin yang menjadi rekomendasi forum ini. Pertama, pemerintah seharusnya menjaga marwah dengan menghindarkan diri untuk menjadi bagian daei kontestasi politik. Kedua, masyarakat agar dapat menggunakan hak politiknya, dan menolak segala bentuk politik uang. Ketiga, mengajak warga Jogja untuk bersama mengatasi keterbelahan sebagai efek pemilu dan menjaga keutuhan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus