Harga Minyak Global Turun Lagi Setelah Libya Produksi 1 Juta Barel per Hari
Harga minyak mentah di bursa New York dan London turun setelah Libya mengumumkan peningkatan produksi hingga lebih dari 1 juta barel.
Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura, 12 Juni 2018./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bakal menunggu perubahan sikap AS yang lebih fleksibel hingga akhir tahun ini. Ia menyatakan dirinya baru akan bertemu lagi dengan Presiden AS Donald Trump jika AS tidak memaksakan kehendaknya.
Informasi ini menurut Reuters, yang mengutip KCNA, Sabtu (13/4/2019),
"Sangat penting bagi AS untuk berhenti melakukan metode perhitungannya yang sekarang dan mendekati kami dengan metode yang baru," ujarnya, dalam sebuah pidato di hadapan Majelis Tertinggi Rakyat, di Pyongyang, Korea Utara (Korut), Jumat (12/4/2019).
Kim menuturkan dalam pertemuan terkait denuklirisasi Korut di Hanoi, Vietnam, pada Februari 2019, AS datang dengan menawarkan cara-cara yang tidak dapat dipraktikkan dan tidak benar-benar siap untuk berhadapan langsung dengan Korut untuk menyelesaikan masalah yang ada.
Jika AS tetap melakukan hal yang sama, lanjutnya, maka mereka tidak akan bisa mengubah sikap Korut sedikit pun.
"Kami akan menunggu keputusan berani dari AS dengan penuh kesabaran hingga akhir tahun ini, tapi saya rasa akan sangat sulit untuk mendapatkan kesempatan bagus seperti pertemuan sebelumnya," papar Kim.
Dia mengeluhkan sikap pemerintahan Trump yang dinilainya memaksa Korea Selatan (Korsel) untuk mematuhi sanksi terhadap Korut dan tidak mendorong digelarnya proyek-proyek antara Korsel dan Korut.
Kim menegaskan Korut memiliki pilihan untuk terus memperbaiki hubungan antara Korut dan Korsel atau kembali ke masa lalu di mana hubungan kedua negara memburuk dan akhirnya memicu perang.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Kim tak akan bergantung pada pembicaraan dengan AS selamanya.
"Ini mungkin memberi sinyal bahwa Korut sedang mempersiapkan rencana untuk mendiversifikasi hubungan diplomatiknya dengan sejumlah negara lain," ucap peneliti Institut Studi Timur Jauh Universitas Kyungnam Kim Dong-yup.
Kim dan Trump sudah bertemu dua kali, yakni di Singapura pada Juni 2018 dan di Hanoi. Dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Korsel Moon Jae In di Washington, Kamis (11/4/2019), Trump menyampaikan keinginannya untuk menggelar pertemuan ketiga dengan Kim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Reuters/bisnis.com
Harga minyak mentah di bursa New York dan London turun setelah Libya mengumumkan peningkatan produksi hingga lebih dari 1 juta barel.
Google resmi meluncurkan Gemini Intelligence untuk Android, tetapi fitur AI canggih ini hanya tersedia di HP flagship tertentu dengan RAM minimal 12GB.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.