Emil Audero Clean Sheet, Rayo Vallecano Hajar Celta Vigo 3-0
Emil Audero tampil penuh dan mencatatkan clean sheet saat Rayo Vallecano menang 3-0 atas Celta Vigo pada jornada ke-11 Liga Spanyol.
Capres-cawapres Nomor Urut 02 Prabowo (kiri)-Sandiaga Uno bersiap mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat pertama mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme./ANTARA-Sigid Kurniawan.
Harianjogja.com, JAKARTA--Emak-emak pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno nekat berkampanye di mal kawasan Jakarta meski sudah dilarang satpam.
Dalam video yang beredar, emak-emak tersebut sudah dilarang oleh petugas keamanan dan pengelola mal. Namun,mereka yang mengenakan seragam berwarna biru itu tetap berkampanye dalam mal.
Video aksi emak-emak ini diunggah akun Twitter @optimistjkw2019. Dalam akun itu, tampak sekitar puluhan emak-emak terus menerus meneriaki nama Prabowo di dalam mal.
"Kejadian tadi pagi di sebuah mal di Jakarta. Emak-emak dari 02 dengan brutalnya nekat kampanye di mal. Walaupun sudah dilarang security tetap nekat dan mentang-mentang," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (5/4/2019).
Dalam video itu, tampak para emak-emak tak hentinya berteriak menyebut nama Prabowo.
Sementara dari lantai atas mal, tampak beberapa satpam yang mengenakan seragam hitam memohon kepada pentolan emak-emak agar tidak berkampanye.
"Bodo amat dilarang yang penting Prabowo. Nggak boleh kampanye kata satpamnya. Cuma bodo amat yang penting Prabowo menang," kata salah seorang emak yang memvideokan momen itu.
Beberapa emak-emak lainnya malah tertawa melihat satpam mal tampak kebingungan menenangkan mereka yang tiada henti memekikkan nama Prabowo.
"Emak-emak dilawan," teriak massa emak-emak.
Bahkan, ada pula seorang emak-emak yang naik ke atas kursi dan menyemangati emak-emak lainnya untuk terus meramaikan mal dengan meneriakkan nama Prabowo.
Mendapat aba-aba, massa semakin melantangkan teriakan dan mengacungkan simbol dua jari.
Aksi nekat emak-emak ini mendapatkan beragam respons warganet. Banyak warganet yang menyayangkan sikap emak-emak yang nekat berkampanye di dalam mal meskipun telah dilarang.
"Bener di mall daerah Pondok Indah, tapi bukan tadi pagi. Ini kejadian tanggal 27 Maret 2019 waktu sore menjelang malam. Kata cleaning service udah rame dari jam 15.00 WIB," kata @4rnanda.
"Tukang maksa. Orang-orang ini akan selalu masa bodo dengan peraturan, semua akan mereka tabrak demi menuhin egonya. Kasihan," ujar @idevanty.
"Dipikir itu mall milik pemimpin mereka mungkin. Seenaknya sendiri. Kalau sudah tidak diizinkan ya udah jangan ngeyel mentang-mentang orang kaya," ungkap @izzaheweh.
"Ngelihat satpamnya sampe mau nangis gue. Bisa ngerasain rasanya dia kerja terus menjalani kewajibannya eh malah digituin," tutur @_georgia16.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Emil Audero tampil penuh dan mencatatkan clean sheet saat Rayo Vallecano menang 3-0 atas Celta Vigo pada jornada ke-11 Liga Spanyol.
Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung pada 2026 dengan mengoptimalkan gudang, fasilitas pengeringan, dan jaringan petani.
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
Dinas Pariwisata DIY meluncurkan Calendar of Events 2027 dengan 203 agenda wisata untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan
Kemlu memverifikasi kabar WNI berinisial MT yang diduga tewas setelah direkrut militer Rusia dan diterjunkan berperang di Ukraina.
Veda Ega Pratama naik ke peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026 setelah finis kedua di GP Malaysia dengan koleksi 131 poin.