Industri hingga UMKM Siap Sambut Wajib Halal Oktober 2026
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, ACEH--Gempa bumi berkekuatan magnitude 5,2 terjadi di wilayah Kota Sabang, Senin (1/4/2019) tepat pukul 6.46 WIB, tetapi tidak menimbulkan potensi gelombang tsunami.
Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mata I\'e di Banda Aceh sebagaimana dikutip Antara menyatakan, titik koordinat episenter berada di 7,63 lintang utara, dan 95,09 bujur timur.
Pusat gempa kali ini terjadi di laut dengan jarak sekitar 194 kilometer arah Barat Laut Kota Sabang, Aceh, yang memiliki kedalaman 10 kilometer.
Trinanda Mulia, 26, warga yang tinggal di kawasan Pantai Kasih, Sabang, mengaku, sama sekali tidak merasa goncangan gempa bumi.
Ia melanjutkan, sementara air laut di bibir pantai terlihat normal seperti sediakala, dan tidak mengalami penyusutan walau terjadi salah satu peristiwa fenomena alam tersebut.
"Enggak terasa apa-apa, dan semua normal. Terutama untuk air di laut untuk kawasan pantai ini. Memang sering begini, kami tak rasakan gempa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Wellnesia mengembangkan wellness tourism di Jogja dengan memadukan aktivitas kesehatan, budaya Jawa, komunitas, dan kepedulian terhadap alam.
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.