DPD DIY Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan, Ini Alasannya
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, ACEH--Gempa bumi berkekuatan magnitude 5,2 terjadi di wilayah Kota Sabang, Senin (1/4/2019) tepat pukul 6.46 WIB, tetapi tidak menimbulkan potensi gelombang tsunami.
Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mata I\'e di Banda Aceh sebagaimana dikutip Antara menyatakan, titik koordinat episenter berada di 7,63 lintang utara, dan 95,09 bujur timur.
Pusat gempa kali ini terjadi di laut dengan jarak sekitar 194 kilometer arah Barat Laut Kota Sabang, Aceh, yang memiliki kedalaman 10 kilometer.
Trinanda Mulia, 26, warga yang tinggal di kawasan Pantai Kasih, Sabang, mengaku, sama sekali tidak merasa goncangan gempa bumi.
Ia melanjutkan, sementara air laut di bibir pantai terlihat normal seperti sediakala, dan tidak mengalami penyusutan walau terjadi salah satu peristiwa fenomena alam tersebut.
"Enggak terasa apa-apa, dan semua normal. Terutama untuk air di laut untuk kawasan pantai ini. Memang sering begini, kami tak rasakan gempa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.