Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditahan, Penyidik Usut Dugaan TPPU
Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditahan selama 20 hari di Rutan Polda Sulsel terkait dugaan pemerasan, gratifikasi, dan TPPU
Sosialisasi bela negara dengan melibatkan anak muda milenial di Kota Jogja, Sabtu (30/3/2019). /Ist-Kemenhan.
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukan berbagai cara untuk meningkatkan rasa bela negara terutama di kalangan anak muda saat ini yang dikenal dengan generasi milenial. Salah satunya melalui film bertemakan nasionalisme yang dapat meningkatkan heroisme di kalangan anak muda untuk cinta terhadap bangsa sendiri. Hal itu dibahas dalam kegiatan Sosialisasi Bela Negara pada salah satu hotel di Kota Jogja, Sabtu (30/3/2019).
Analis Madya Ditjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Kolonel Inf Alex Batoek mengatakan pentingnya menumbuhkan heroisme di kalangan generasi muda sehingga bisa tumbuh rasa dan tanggungjawab bela negara. Menurutnya film bertemakan nasionalisme menjadi salah satu media yang efektif dalam menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa sendiri .
“Kami pernah membuat film Seteru namanya dengan sutradara terkenal juga, tetapi saat bersamaan ada film lain yang berbarengan diputar juga. Film itu menceritakan bagaimana pertengkaran di kalangan remaja sekolah itu kemudian bisa damai, persaingan geng motor bisa damai,” terang dia dalam keterangan persnya, Sabtu (30/3/2019).
Ia mengatakan melalui film tersebut seperti yang pernah dibuat pada era terdahulu, cukup efektif dalam menumbuhkan rasa nasionalisme. Terutama film berkaitan dengan perjuangan bangsa. Karena film lebih sering digemari kalangan anak muda. “Memang sangat perlu untuk membuat metode penyampaian yang tepat sesuai dengan perkembangan zaman, sesuai kebutuhan anak muda,” ucapnya.
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta berpendapat pemerintah harus menggunakan cara yang halus untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi milenial. Oleh karena itu pemerintah perlu mendorong terkait karya film yang bisa meningkatkan rasa nasionalisme dengan melibatkan seniman dan sutradara yang mampu menghasilkan kata seni budaya mengandung cinta tanah air.
“Saya yakin kalau menarik pasti akan banyak ditonton sehingga bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air. Kalau perlu negara memberikan subsidi itu yang perlu kita dorong. Sekarang sudah berjalan tetapi perlu ditingkatkan, agar membuat film yang menarik bagi anak muda tetapi bisa menumbuhkan bela negara,” katanya.
Alex Batoek menyatakan, selain film banyak yang telah dilakukan oleh Kemenhan dalam rangka mengkader generasi muda dengan bela negara. Pihaknya sudah bekerja sama dengan Kesbangpol daerah untuk menggelar beragam kegiatan bela negara. “Film tadi itu menjadi salah satu cara saja, tetapi memang cukup efektif,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditahan selama 20 hari di Rutan Polda Sulsel terkait dugaan pemerasan, gratifikasi, dan TPPU
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Selasa 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Putri Kus Wisnu Wardani menerima Fellowship Award dari FIHRA sebagai apresiasi atas pengabdian dan kontribusinya terhadap ketahanan kesehatan Indonesia.
Bulog melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk diolah menjadi tepung. UMKM di seluruh Indonesia diprioritaskan melalui lelang nasional.
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.
SIM Keliling Jogja Selasa 27 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.