Industri hingga UMKM Siap Sambut Wajib Halal Oktober 2026
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Banjir di Sentani Papua. /Ist-Antara.
Harianjogja.com, JAYAPURA--Korban banjir bandang yang meninggal di Kabupaten Jayapura mencapai 104 orang, termasuk 44 jenazah yang masih tersimpan di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.
Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi sebagaimana dikutip Antara di Jayapura, mengatakan, data yang dihimpun hingga Selasa (19/3/2019) pukul 20.00 WIT tercatat 104 orang meninggal dunia.
Jumlah tersebut kemungkinan akan terus meningkat karena pencarian masih terus dilakukan. Apalagi laporan warga yang hilang mencapai ratusan orang, kata Aidi seraya menambahkan, jumlah pengungsi saat ini mencapai 8.773 orang yang tersebar di 18 titik.
“Namun yang terbanyak berada di kawasan perkantoran Pemda Jayapura yakni di gunung merah yang mencapai sekitar 1.391 orang,” kata Aidi.
Dikatakan, untuk meringankan beban para pengungsi, Kodam Cenderawasih sudah membuka dapur yang mampu melayani 3.500 orang untuk setiap kali makan baik pagi, siang atau malam.
“Sebanyak 700 personil tni dikerahkan untuk membantu meringankan masyarakat yang terkena banjir bandang Sabtu [16/3/2019] di Kabupaten Jayapura,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Cidro Asmoro The Movie tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Wellnesia mengembangkan wellness tourism di Jogja dengan memadukan aktivitas kesehatan, budaya Jawa, komunitas, dan kepedulian terhadap alam.